DepokNews–Tragedi yang sangat memilukan bagi bangsa Indonesia dengan peristiwa G-30-PKI. Tujuh jenderal tewas ditemukan di daerah Lubang Buaya sungguh mengenaskan.

Ketua Bidang Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Depok KH Encep Hidayat kembali mengingatkan kepada Warga Negara Indonesia khususnya warga Kota Depok untuk tetap waspada terhadap bangkitnya bahaya Partai Komunis Indonesia (PKI).

Pernyataan ini diungkapkan Encep untuk menyikapi persitiwa Gerakan 30 September (G30S/PKI) yang terjadi 55 tahun silam di negeri ini.

“Saya rasa semua anak bangsa betul-betul harus waspada terhadap kemungkinan adanya kebangkitan PKI. Mungkin yang dimaksud Partai Komunis Indonesia, menurut saya sangat kecil jika munculnya gerakan komunis di Indonesia dalam bentuk partai,” ujar Encep, Rabu (30/9).

Komunis sebagai sebuah ideologi sangat tidak mungkin bisa bangkit kembali di Indonesia akan tetapi tidak dalam bentuk partai yang berdiri sendiri, namun tidak menutup kemungkinan akan masuk ke partai-partai.

“Jika ditanya apakah mungkin bangkit kembali ideologi komunisnya, kami rasa itu sangat mungkin dan perlu diwaspadai oleh bangsa Indonesia terutama umat Islam,” ungkapnya.

Jika ideologi komunis itu muncul dalam sebuah partai yang platformnya adalah komunis, hal itu tidak mungkin. “Karena perundang-undangan di negara kita tidak membuka peluang untuk itu, tapi ideologinya iya,bisa,” tegasnya.

Encep yang menjabat Ketua Baznas Kota Depok memandang umat Islam khususnya harus waspada dengan bangkitnya ideologi komunis.

“Tetapi kami rasa harus menempatkan kewaspadaan itu secara proporsional dan tidak berlebihan. Karena kalau berlebihan akan menimbulkan persoalan baru, akan menimbulkan kegaduhan, dan sebagainya,” jelasnya.

Terlebih, kata dia, saat ini bangsa Indonesia tengah hadapi pandemi Covid-19 yang belum tahu kapan akan berakhir. Namun begitu, ia tetap meminta masyarakat tetap waspada secara proporsional dikarenakan sangat memungkinkan ideologi komunis ini masuk ke tengah-tengah masyarakat.

Dikatakannya, prinsip ideologi komunis itu adalah dengan sebutan ‘sama rata sama rasa’. “Di dalam kondisi umat atau bangsa saat ini yang sedang ditimpa berbagai persoalan termasuk wabah dan sebagainya, ini mendorong lahirnya ketidakseimbangan dalam persoalan kehidupan yang lain termasuk di bidang ekonomi,” ungkapnya.

Untuk itu, ia meminta pemerintah bisa membaca persoalan tersebut jangan sampai nanti gara-gara persoalan ekonomi ‘isi perut’ orang akan melakukan apapun jika imannya tidak kuat.

“Sehingga kondisi ini khawatir akan dimanfaatkan oleh kelompok-kelompok yang berideologi komunisme,” pungkasnya.

sumber : https://kastara.id/30/09/2020/mui-kota-depok-ingatkan-umat-islam-harus-waspada-bangkitnya-komunis/