Pemberian sertifikat halal oleh MUI (Istimewa)

DepokNews- Ketua Bidang Ekonomi Halal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Barat, Mustafa Jamaludin mengungkapkan, pemberian sertifikat halal dari MUI kepada 350 pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Depok, diperoleh dengan beberapa persyaratan. 

Diantaranya dari mulai ijin usaha, kegiatan usaha yang dilakukan, proses produksi, bahan baku, sampai dengan pengepakan atau pengemasan dan pengiriman barang. Semua dilakukan secara simultan. 

“Setelah kita teliti dari masing-masing item sudah halal, maka kita lihat tempat proses, cara proses, pengemasan hingga cara pendistribusiannya. Yang pertama terhindar dari najis dan membahayakan bagi kehidupan manusia. Cara pengelolaan juga harus sesuai dengan ketentuan syar’i,” jelas Mustafa di Balai Kota Depok, Kamis(31/1/2019).

Sertifikat halal ini berlaku dua tahun, serta untuk memberikan kepastian pada pembeli bahwa produk yang dijual layak konsumsi. Dan dalam waktu enam bulan wajib melapor apabila ada perubahan. Dengan sertifikat halal ini diyakini akan berdampak pada peningkatan omset. Pasalnya, konsumen akan yakin dengan produk yang di jual. 

Tercatat sebanyak 26.000 jenis usaha yang telah mendapat sertifikat halal dari MUI sejak tahun 90-an. Jumlah ini masih sangat kecil mengingat UMKM di Jawa Barat telah mencapai sekitar 1 juta pedagang. 
“Kami menargetkan 2 ribu pertahun, kalau ada kesadaran semua masyarakat akan lebih bagus,” ujarnya.

Mustafa menambahkan, proses sertifikat halal membutuhkan waktu 29 hari kerja. 
“Cepat atau lambatnya penerbitan tergantung dari kelengkapan syarat yang dipenuhi si pelaku usaha,” tutupnya.(mia)