DepokNews– Dalam rangka meminimalisir angka pelanggaran lalu lintas di Kota Depok, Jajaran Satlantas Polrestro Depok membentuk Tim Cendrawasih, yaitu gabungan Polwan cantik dan Geulis dari Dinas Perhubungan Kota Depok

Kasat Lantas Polrestro Depok Kompol Erwin Aras Genda mengatakan memasuki era new normal di masa pandemi Covid-19 kepadatan lalu lintas sudah mulai meningkat sehingga dapat berpotensi terhadap tingginya angka pelanggaran di Kota Depok.

“Tim Cendrawasih ini merupakan sinergitas antara Polwan dan Geulis Dishub Kota Depok dalam melakukan penindakan langsung hambatan samping salah satunya angkot yang ngetem sembarangan, dan lawan arus,”ujarnya. Selasa (14/7) siang.

Mantan Kasat Lantas Polres Malang dan Malang Kota Jawa Timur ini mengungkapkan diberi nama Cendrawasih lantaran mempunyai arti makna filosofi.

“Nama Cendrawasih kita gunakan dalam pembentukan tim baru ini yaitu melambangkan kecantikan namun humanis, memiliki banyak warna melambangkan sinergitas kemitraan partnership dengan jajaran Pemkot Depok, dan burung cendrawasih hanya ada satu-satunya di Indonesia yaitu Papua termasuk tim ini hanya ada satu-satunya tim yg bersinergi dengan instansi samping dan semua personil dari wanita (polwan dan geulis) dan ada di Polrestro Depok,”ungkapnya.

Selanjutnya Tim Cendrawasih ini beranggotakan 20 personil dari Polwan Satlantas, anggota BM, lalu geulis dari Dishub Kota Depok.

“Secara teknis tim Cendrawasih ini melakukan patroli bersama mulai dari pukul 06.00 sampai pukul 08.00 WIB. Titik rawan pantauan yaitu Kawasan Tertib Lalu Lintas (KTL) mulai dari gerbang kawasan Perumahan GDC Jalan Kartini sampai M.Jasin, Jalan Raya Bogor, Tole Iskandar dan Siliwangi,”bebernya.

Setelah dibentuk tim cenderawasih ini, Kompol Erwin berharap dengan sinergitas yang terbangun selama ini antara instansi samping seperti geulis Dishub dan Polwan Satlantas Depok dapat melakukan patroli rutin secara bersama sama dan memberi keamanan dan rasa nyaman masyarakat dalam berlalulintas diwilayah hukum kota depok.

“Dampak kemacetan salah satu hambatan samping ada angkot ngetem, PKL, untuk itu setelah dilakukan penertiban diharapkan kapasitas jalan dapat berfungsi maksimal sehingga tercipta kelancaran arus lalu lintas di wilayah hukum Kota Depok dan kemacetan dapat teruai,”pungkasnya.