DepokNews–Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Depok akan melibatkan para milenial yang terdiri dari mahasiswa, pelajar dan pemuda untuk mengawasi pemilihan Wali Kota Depok 2020 mendatang.

Hal tersebut disampaikan, Ketua Bawaslu Depok, Luli Berlini saat acara sosialisasi Pilkada Depok kepada para milenial di Wisma Hijau, Cimanggis Depok. Kamis (19/12/2019).

“Jadi kami hanya meminjam mata mereka untuk mengawasi seluruh masyarakat dalam pilkada nanti. Karena saya katakan kami punya keterbatasan personal maka dengan adanya sosialisasi ini mereka akan jadi perpanjangan tangan kami,”ujarnya.

Menurutnya sosialisasi kepada para milenial akan terus dilaksanaka di Kota Depok. Dalam setiap acara sosialisasi pihaknya mengundang 90 orang peserta.

“Kami akan terus laksanakan kegiatan ini dan kami baru laksanakan tiga kali sosialisasi seperti ini kepada para milenial,”ujarnya.

Dijelaskan Luli dalam kegiatan tersebut para milenial diberi pemahaman tentang peran Bawaslu serta aspek pelanggaran pemilu serta proses pengawasan.

“Jadi kami mamaparkan tentang potensi kerawanan pemilu, pengawasan serta hal lain yang harus dilakukan Bawaslu,”jelasnya.

Kedepan lanjut Luli, para milenial yang mengikuti pelatihan tersebut diharapkan akan ikut andil dalam membantu Pengawas dalam proses pilkada nanti.

“Tentunya kami akan libatkan mereka. Kami ini punya keterbatasan sehingga harapan kami, para milenial bisa membantu kami dalam hal pengawasan,”tandasnya.

Selain itu Luli juga menjelaskan bahwa pihaknya tengah fokus membuat indeks kerawanan pemilu yang salah satu masala utama yaitu ketidak netralan ASN.

“Kami sedang membuat bukunya karena ada kecenderungan masalah yang ditemukan yaitu ASN yang mendukung salah satu calon,”tuturnya.