Penulis; Neng Mita Suciyati
Komunikasi adalah hal penting yang tidak akan pernah lepas dari kehidupan manusia. Dimana pun manusia hidup ia akan melakukan komunikasi manusia lainnya guna melengkapi kebutuhan hidupnya. Untuk itu manusia disebut dengan makhluk sosial. Komunikasi adalah proses sosial yang erat kaitannya dengan aktivitas manusia serta sarat akan pesan maupun perilaku. Yang memiliki kesamaan simbolik atau pun gerakan agar pemberian informasi dapat tersampaikan degan jelas.
Komunikasi pun tidak selamanya dilakukan secara langsung. Karena dalam pengertiannya komunikasi berarti menyampaikan maksud tujuan atau informasi yang disampaikan dengan kesamaan simbol atau biasa disebut dengan bahasa yang sama agar dapat dimengerti, dari hal ini kita ketahui bahwasannya tidak ada cara khusus dalam melakukan komunikasi, hal terpenting adalah tujuan dari adanya penelitian tersebut.
Pengertian Korespondensi
Korespondensi [ko.res.pon.den.si] dalam kamus bahasa indonesia mempunyai tiga arti yaitu; (1) prihal surat menyurat, (2) Perihal hubungan antara bunyi yang satu dan yang lain dalam sajak, (3) Hubungan antara bentuk dan isi. padanan kata korespondensi sendiri antara lain adalah ikatan, perhubungan. Koresponden memiliki 3 arti. Korespondensi adalah sebuah homonim karena arti-artinya memiliki ejaan dan pelafalan yang sama tetapi maknanya berbeda. Korespondensi memiliki arti dalam bidang ilmu sastra. Korespondensi memiliki arti dalam kelas nomina atau kata benda sehingga korespondensi dapat menyatakan nama dari seseorang, tempat, atau semua benda dan segala yang dibendakan. .
Dalam pengertian yang lain Korespondensi adalah aktivitas atau kegiatan yang dilakukan dengan mengutarakan beberapa point dari inti pebahasannya itu. Atau secara etimologi kata korespondensi diambil dari bahasa asing yang dimaksud dengan correspondence bahasa inggris dan Respondere (Merespon) dalam hal komunikasi. Atau Correspondentie [bahasa belanda] yang artinya tidak berbeda jauh yaitu kegiatan hubungan dengan pihak pihak tertentu dalam kaitanya dengan kegiatan mengirim surat. Dengan katalain korespondensi adalah kegiatan surat menyurat yang dilakukan untuk berhubungan dengan lawan komunikasinya.
Biasanya bersifat formal dan resmi yang dilakukan dengan cara surat menyurat yang dilakukan untuk berhubungan antara satu dengan yang lain yang tidak bisa dilakukan dengan komunikasi secara langsung.
Dalam bisnis, korespondensi merupakan salah satu komunikasi berbentuk verbal. Yang biasa dilakukan untuk menyampaikan pesan pesan bisnis maupun non- bisnis kepada pihak lain. Pada intinya kegiatan korespondensi ini adalah proses penyampaian pesan bisnisbaik dalam bentuk surat, memo, proposal agenda, maupun dalam bentuk tulisan lain nya.
Korespondensi sendri biasa dilakukan dalam beberapa bentuk antara lain;

  1. Dari personal ke personal
    a. Dari atasan kebawahan (begitu juga sebaliknya)
  2. Dari personal ke kelompok
  3. Dari kelompok ke personal
    Korespondensi dalam Sejarah Islam.
    Dalam kaitanya dengan korespondensi. Sejarah yang paling masyhur adalah ketika nabi Muhammad Shalallahu Alaihi Wassalam mengirimkan surat kepada kekaisaran Romawi yang sedang dipimpin oleh Herakules. Ini adalah surat pertama yang dikeluarkan dengan stempel yang bertuliskan Muhammadurraasulullah (Muhammad utusan Allah) yang mana stempel tersebut baru dibuat ketika raja raja romawi enggan menerima surat jika tidak diberi stempel.
    Surat tersebut menjadi surat resmi yang dikeluarkan pertama kali dan dikirimkan langsung melalui utusan rasulullah SAW. Pada saat itu rasulullah mengutus sahabat nya bernama Dihyah bin Khalifah al-Kalbi yang di perintahkan memberikan surat nya kepada pengusaha bushra yang nantinya untuk diteruskan kepada raja herkules. Adapun isi surat tersebut telah di jelaskan dalam hadits yang diriwayatkan oleh Bukhari dan muslim isi surat beliau seperti berikut;
    Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang

Dari Muhammad hamba Allah dan utusanNya kepada Heraclius penguasa Romawi. Salam sejahtera bagi orang yang mengikuti petunjuk. Masuk Islamlah, niscaya kamu selamat. Masuk Islamlah, niscaya Allah memberimu pahala dua kali lipat. Jika kamu berpaling, kamu akan menanggung dosa orang-orang Romawi.
Hai Ahli Kitab, marilah (berpegang) kepada suatu kalimat (ketetapan) yang sama di antara kita, bahwa kita tidak menyembah kecuali hanya kepada Allah, dan tidak mempersekutukanNya dengan sesuatu pun; dan tidak (pula) sebagian kita menjadikan sebagian yang lain sebagai sembahan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah kepada mereka. “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang-orang yang berserah diri (kepada Allah).”

Hal ini lah yang mendorong perubahan dalam memberi ajakan kepada para penguasa yang ada didunia. Hal ini juga yang mendorong rasa ingin tau kaisar herkules terhadapa kepribadian nabi Muhammad Shalallahu Alaihi Wassalam hingga ingin mencari tau kepribadian beliau, dan pada saat itu beliau menyuruh prajuritnya untuk membawakan seorang arab. Ketika itu kabilah dagang arab diajak menemui beliau yang itu adalah abu sufyan (sebelum masuk Islam) . 
Begitu juga zaman zaman setelah nya. Korespondensi atau biasa disebut dengan surat menyurat mempunyai perhatian khusus pada awal masa dinasti bani umayyah yang dipimpin oleh muawiyyah bin abu shafyan. Dengan membentuk satuan gugus tugas khusus dan aturan yang paten mengenai masalah surat menyurat. Dimana ia membentuk dewan pengesahan atau penyetempel untuk system korespondensi pada saat itu. Dan diperkuat lagi pada khalifah khalifah setelahnya seperti khalifah Abdul Malik bin Marwan yang memberikan prioritas ke pada 4 unsur yang diperbolehkan menghadap sultan termasuk diantaranya tukang pos. Begitu juga pada khalifah Alwalid bin abdul malik yang menambah jaringan pos dan juga menambah jumlah kuda serta unta dalam mempercapat mobilitas dalam pengiriman.
Pada zaman dinasti abbasiyyah. Khalifah Harun Ar Rasyid memberikan detail kepada masalah pengiriman, ia membentuk detail penempatan kantor kantor pos diwilayah wilayah dengan perlengkapan yang lengkap. Bentuk bentuk pada system korespondensi pun terus berkembang dari zaman kezaman baik cara penulisan maupun cara pengirimannya. Dengan begitu banyak cara untuk mengirimkan pesan tersebut dengan cepat dan tepat. Bahkan pada saat itu, pengiriman korespondensi selain menggunakan jalur darat dan laut, juga menggunakan jalur udara. Salah satu yang paling spektakuler adalah dengan dibuatnya mercusuar yang mampu mengirimkan informasi dengan kombinasi cahaya yang dimengerti oleh para nahkoda.
Hingga ditemukannya penemuan penemuan yang lebih spektakuler lagi untuk mendukung terciptanya system korespondensi yang baik, cepat dan tepat. Diantara penemuan penemuan yang mendukung tersebut anara lain seperti; pemetaan, konsep bumi bulat, dan pengetahuan geografis lain nya. Hingga sampai sekarang ditemukan tekhnologi informasi seperti surrel, email, fax, dan lain sebagai nya.

Korespondensi Bisnis.
Korespondensi bisnis adalah kegiatan surat menyurat yang bertujuan dalam bisnis baik dalam proses pengembangan bisnis ataupun yang lainya. Dalam korespondensi bisnis dibagi menjadi 2 yaitu; (1) Korespondensi Extern, dan (2) Korespondensi Intern.
Korespondensi Extern adalah kegiatan surat menyurat yang dilakukan dari kantor atau bagian bagiannya kepada pihak luar. Dengan tujuan membangun relasi untuk dapat mengembangkan bisnisnya.
Korespondensi Intern adalah kegiatan surat menyurat yang dilakukan dilinkungan bisnis tersebut. Dilakukan antara bagian ke bagian lain ataupun antara atasan kepada bawahanya.
Adapun pihak pihak yang terlibat dalam proses korespondensi antara lain; (1) Koresponden pihak yang mengirim surat ataupun yang mendatangkan surat. (2) Redaktur adalah orang yang menulis dan menyusun surat. (3) Sekertaris orang yang membantu direktur dalam menyusun proses korespondensi. (4) Juru Ketik. (5) Register. Adalah orang yang melakukan aktivitas tata usaha atau administrasi dalam pemberian nomer surat, pencatatan keluar masuknya surat, serta menangani arsip terkait surat menyurat. (6) Kurir; Orang yang mengirim surat.
Korespondensi sangat berkaitan erat dengan surat menyurat. Jadi dalam pelaksanaannya kita harus mengetahui apa itu surat.
Pengertian Surat
Menurut Badan Pusat Pengembangan & Pembinaan Bahasa Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Surat adalah sarana komunikasi yang digunakan untuk menyampaikan pesan secara tertulis oleh suatu pihak kepada pihak lain baik yang berkaitan dengan kegiatan.
Surat bisnis sendiri adalah surat yang di tunjukan untuk tujuan bisnis baik secara personal ataupun kelompok. Dalam bisnis, memiliki bahasa khusus korespondensi yang akan digunakan supaya mudah dimengerti. Bahasa bahasa tersebut diantaranya;

  1. Jelas.
    Jelas disini adalah isi dalam korespondensi harus dapat dimengerti dan bebas dari kemungkinan kemungkinan salah tafsir, dalam penulisannya seorang sekretaris dan juru ketik harus cermat dan teliti dalam memilih kata, keutuhan kalimat, dan penggunaan tanda baca.
  2. Lugas
    Lugas berarti ekonomis dalam penggunaan kata, tetapi dengan mengandung cakupan yang lengkap.
  3. Menarik dan santun.
    Tentunya untuk mencapai sebuah tujuan agar mudah dimengerti. Isi dari korespondensi harus menarik minat baca orang yang dituju dengan tetap mempertimbangkan bahasa yang santun agar tetap diaggap sebagai surat yang penting.
  4. Tidak Bertele tele
    Tentunya tidak ada pembaca yang menginginkan pikirannya diputar putar dalam kalimat. Hal ini juga yang menyebabkan pembaca enggan untuk membacanya sampai habis dan juga akan mengakibatkan banyaknya space yang diperlukan dalam penulisan surat tersebut.
    Pandangan Islam terhadap korespondensi dalam bisnis.
    Pada sub judul sejarah korespondensi telah diterangkan bagaimana islam memulai dan memperhatikan masalah surat menyurat. Dalam hal ini tentunya agar nantinya proses komunikasi berjalan dengan lancar dan dapat dipahami. Seperti yang kita ketahui bahwasanya kegiatan korespondensi ini untuk mengurangi miss komunikasi dalam memahami bahasa lisan yang keluar secara spontan. Sehingga ini pun dianggap penting untuk dijadikan fokus pemerintahan dalam menjalani kekuasaan dan mendapatkan perhatian penuh dalam masa masa kepemimpinan selanjunya.
    Dalam melakukan korespondensi tentu islam menganjurkan kata kata yang baik dan dapat diterima oleh koresponden yang dituju, sebagaimana islam mengajarkan tentang bagaimana kita berucap dengan ucapan yang baik. Korespondensi juga dianggap sebagai salah satu cara untuk meminimalisir kesalah dalam bahasa lisan yang keluar secara spontan. Karena dengan korespondensi juru ketik dan sekretaris akan memastikan setiap kalimat yang dituliskan didalam surat tersebut.
    Hal ini juga yang digunakan oleh para khalifah di masa masa setelah rasulullah shalallahu alaihi wassalam bagaimana para khalifah menyeleksi ulang kembali surat yang akan diikirimkan dengan mengesahkannya menggunakan stampel kerajaan (sultan).
    Daftar Pusaka.
    http://badanbahasa.kemdikbud.go.id
    https://lektur.id/arti-korespondensi/
    https://republika.co.id/berita/dunia-islam/khazanah/q42kj2430/isi-surat-nabi-muhammad-kepada-raja-romawi.