DepokNews–Anda pernah share gambar atau teks pengingat keutamaan amalan hari Jumat di grup-grup WA? Atau pernah lihat gambarnya? Bagi sebagian orang yang yakin, amalan-amalan hari Jumat adalah aktifitas yang harus dikerjakan betapapun sibuknya mereka hari itu. Bagi yang belum tahu atau belum yakin ya biasa-biasa saja. Ada juga yang rajin share atau forward walau mungkin belum mampu mengerjakan.

Bagi anak-anak tentu umumnya belum terbiasa dengan amalan Jumat. Jangankan baca surat Al-Kahfi yang cukup panjang, bertahan tenang menyimak khutbah Jumat saja sudah sebuah prestasi! Anak anda bagaimana? Anda sendiri bagaimana?

Hari itu berbeda berbeda buat anak saya yang berusia 10 tahun. Karena hari itu Haji Ibnu Nugroho Qomardjati sang khatib Jumat menyampaikan materi tentang surat Al-Kahfi dengan penuh semangat. Mengapa menarik? Karena yang beliau bahas adalah 4 kisah yang ada di surat Al-Kahfi. Ringkas dan padat dalam waktu singkat, tapi begitu berkesan rasanya. Apa saja kisahnya?

Kisah pertama tentang para pemuda yang ditidurkan Allah selama ratusan tahun, lengkap bersama anjing mereka. Tuntas. Lanjut kemudian Haji Ibnu bertutur tentang kisah para pemilik kebun dan perilaku mereka. Selesai juga.

Kisah ketiga pun mengalir lancar tentang pelajaran dari Nabi Musa dan Nabi Khidir. Apa kisah yang keempat? Mungkin anda belum tahu? Haji Ibnu Nugroho menggambarkan kisah Dzulqarnain sang Penguasa. Lengkap sudah 4 kisah disampaikan. Rasanya masih ingin terus mendengar lagi kisah-kisah itu.

Alhamdulillah setelah shalat Jumat ada kesempatan bincang-bincang sejenak dengan khatib tadi, yang oleh pengurus masjid dipanggil Ustadz Ibnu. Anak saya mendekat dan ikut menyimak pembicaraan. Terlihat anak saya tertarik, jadi sekalian saya tanyai dia tentang 4 kisah tadi.

Pembicaraan pun berlanjut dan anak saya tahan ikut duduk cukup lama menyimak apa yang disampaikan Haji Ibnu Nugroho. Termasuk beberapa pengalaman hidup dan motivasi yang insyaAllah bermanfaat buat dia.

Dari cerita Haji Ibnu kami jadi tahu beliau ternyata cukup sibuk, sebagai seorang marketing manager yang menangani klien-klien besar. Beberapa perusahaan terbesar nasional kini dilayani dengan produk-produk perusahaan beliau.

Diceritakan juga perjuangan hidup Haji Ibnu dari mulai berdagang kaki lima, nekad ikut pameran besar tanpa modal, lalu dengan gigih menembus dunia penjualan produk lintas daerah. Suka duka diusir satpam, adu argumen dengan tentara, kehilangan motor dan banyak lagi pengalaman lain. Wah, ini profil seorang yang tidak punya takut kepada manusia, hanya takut dan tawakal kepada Allah ta’ala. Ah, pokoknya lengkap pelajaran anak saya dari kisah-kisah Haji Ibnu Nugroho hari itu.

Haji Ibnu juga bercerita bahwa dia sedang diberi amanah oleh organisasi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Nomor 8 untuk menjadi Caleg, agar bisa memperjuangkan rakyat di DPRD Kota Depok. Untuk Daerah Pemilihan Kecamatan Pancoran Mas beliau mendapat nomor urut 4.

Sebelum pencalonan pun beliau sudah aktif berdakwah di masyarakat, namun menjelang pencalonan begitu banyak layanan untuk rakyat yang diusahakan beliau bersama tim. Mulai dari pembangunan musholla, fogging pengasapan nyamuk dan juga bazaar sembako murah serta lainnya nanti. Betapa bahagia beliau ketika bisa memfasilitasi dakwah dan pemberdayaan ekonomi untuk para driver ojek. Kalau yang seperti beliau ini maju, rasanya saya dan keluarga saya pasti mau mendukung. Mudah-mudahan insyaAllah Allah ridhai pilihan kita ini.

Jadi surat Al-Kahfi, bacaan yang panjang itu, ternyata bisa menarik buat anak-anak disampaikan melalui kisah. Nah, para orangtua, ayo perbanyak ceritakan kepada anak-anak kita kisah-kisah dari Al-Qur’an atau dari Sirah Nabawiyah para sahabat nabi. Kalau anda masih kesulitan berkisah, mungkin anda perlu juga mengundang Haji Ibnu Nugroho Qomardjati.