DepokNews–BS pelaku terduga pembunuh purnawirawan Marinir TNI AL Reinhard Parerungan terpaksa ditembak kakinya di bagian kiri.

“Ya pelaku kami tembak kakinya karena berontak dan melawan petugas saat diamankan”kata Kapolresta Depok Didik Sugiarto kepada wartawan.

Dia mengatakan setalah ada kabar pembunuhan tersebut anggotanya langsung melakukan koordinasi dan akhirnya pengejaran mengarah terhadap pelaku BS.

“Pelaku berinisial BS, ditangkap oleh anggota kita di tempat persembunyiannya di daerah Kampung Cibokor RT 04/01 Desa Bencoy Sukabumi, Jawa Barat”katanya.

Dari lokasi persembunyiannya petugas menemukan barang-barang milik korban seperti lapto, HP, print portabel yang dibawa kabur pelaku.

Pelaku sudah Polresta Depok dari Sukabumi, setelah dimintai keterangan nanti akan diketahui motif menghabisi korban seperti apa.

Pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui motif pembunuhan tersebut.

Pelaku diancam dengan Pasal 365 yo 338 dengan ancaman pidana diatas 10 tahun penjara.

Reinhard Parerungan purnawirawan Marinir TNI AL (70) pada Minggu (30/6) malam ditemukan tewas dirumahnya di Jalan Artayasa di RT 03/05 Kelurahan Grogol, Kecamatan Limo.

Korban tewas diduga dibunuh oleh para pelaku pencurian saat memergoki aksinya.

Berdasarkan informasi di lapangan mengatakan peristiwa jenazah korban yang terakhir berpangkat Kolonel pertama kali ditemukan oleh anaknya Paul Alexander Dwiyanto Parerungan, sekitar pukul 22:30 WIB.

Saat listrik dinyalakan ternyata rumah dalam keadaan berantakan dan banyak bercak darah di kamar orang tuanya. Dan diketahui bahwa korban sudah tergeletak di kamar mandi dalam keadaan meninggal dan ada luka bacok di kepala bagian belakang.