Public Speaking Microphone Speech Words 3d Illustration

Kamu pasti sudah tidak asing lagi dengan public speaking atau berbicara di depan umum. Bahkan mungkin kamu pernah menjadi seorang public speaking. Kamu pasti pernah mendengarkan seseorang berbicara di hadapan public baik itu secara langsung maupun melalui perantara media sosial. Namun apakah apa yang disampaikan seorang public speaking selalu dapat kamu pahami? Dalam beberapa kasus para pendengar tidak sepenuhnya mengerti apa yang seorang public speaking sampaikan. Untuk menghindari hal tersebut terdapat beberapa tips untuk menjadi public speaking yang baik.

  1. Latihan dan Pahami Siapa Audience Kamu

Tidak ada seorang profesional yang terlahir tanpa latihan, begitu pun dalam ilmu public speaking. Meski sehari-hari kamu sering berbicara kepada teman atau orang-orang yang kamu temui (bawel), namun tidak sedikit orang yang ketika berbicara di depan umum menjadi kaku, tidak seluwes ketika berbicara di kehidupan sehari-hari. Kamu pasti pernah menemui kasus seperti ini bukan? Atau bahkan kamu sendiri yang mengalaminya.

Meski sama-sama berbicara namun kegiatan berbicara di depan umum bukanlah sebuah hal yang rutin dilakukan, berbeda dengan bicara kepada teman, tentu hal ini merupakan sebuah rutinitas sebagai manusia makhluk sosial, sehingga tidak ada rasa canggung.

Maka dari itu diperlukanlah latihan sebelum tampil dihadapan khalayak. Mulailah dari mempelajari sebaik mungkin materi apa yang ingin disampaikan dan pahami siapa audiencenya Setelah itu mintalah teman atau keluarga untuk mendengarkan kamu menyampaikan materi yang sudah di pelajari tersebut. Mintalah kritik dan saran dengan jujur sehingga setiap kali latihan kamu akan mendapatkan kemajuan.

  • Perhatikan Bahasa Tubuh, Tempo dan Nada Bicara

Jika kamu sudah memahami apa yang ingin disampaikan dan paham siapa audiancenya, kemudian perhatikan bahasa tubuh atau gerakanmu ketika sedang berbicara. Tempo yaitu kecepatan bicara kamu serta nada bicara atau tinggi rendahnya suara.

Gerakan tubuh yang baik, tempo dan nada bicara yang tepat akan sangat membantumu dalam public speaking. Jika tempo bicaramu terlalu cepat maka kemungkinan audience tidak akan bisa menangkap dengan jelas pesan yang kamu sampaikan, audiance bisa saja tidak mendengarnya. Tempo bicara yang lambat akan membuat audience menjadi bosan. Maka dari itu diperlukan tempo yang pas, begitu pula dengan nada bicara, ketika kamu sedang menyampaikan pesan semangat maka kamu perlu nada bicara yang mengambarkan semangat pula, ketika kamu meyampaikan pesan sedih maka nada bicaramu harus terdengar sedih pula, hal ini bertujuan agar audience dapat merasakan perasaan apa yang kamu sampaikan.

  • Siapkan Catatan

Meski kamu sudah memahami materi dengan baik namun tidak sedikit orang yang menjadi lupa ketika sudah berada di depan umum, tentu kamu tidak ingin hal ini terjadi, maka dari itu siapkan sebuah catatan kecil sebagai pengingat materi yang ingin kamu sampaikan.

Namun perlu di ingat bahwa jangan terlalu sering melihat catatan karena hal ini justru akan membuat kamu menjadi kaku dan tidak natural.

  • Kamu Sudah Berusaha Sebaik Mungkin, Jangan Khawatir Tentang Kesalahan

Tidak ada seorang profesional yang sebelumnya tidak pernah salah. Kamu sudah berusaha semampumu, kamu sudah memberikan yang terbaik, maka jangan khawatir ketika salah, justru dari kesalahan tersebut kamu bisa belajar sehingga dapat menjadi pembicara yang terlatih.