DepokNews–Masyarakat di Kecamatan Beji menyambut baik adanya wacana Kegiatan Belajar Mengajar SMA 14 Kota Depok di SMPN 5 Kota Depok di Kelurahan Beji Timur, Kecamatan Beji.

“Kalau memang itu benar pada tahun ini KBM SMA 14 dibuka di SMP 5 kami sangat dukung,”kata salah satu warga Chaeroni kepada wartawan

Dia mengatakan sampai saat ini di Kecamatan Beji belum memiliki SMA Negeri dimana sebelumnya SMA 11 yang sebelumnya ada di Beji sudah dpindahkan ke Cilodong.

Menurutnya KBM SMA 14 di SMP 5 sudah baik karena SMP 5 dinilai sudah memiliki sarana dan prasarana yang layak untuk kegiatan KBM siswa SMA.

“Kami berharap wacana SMA 14 ada di SMP 5 bisa dilaksanakan pada tahun ajaran tahun ini,”katanya.

Anggota Komisi D Rezky M Noor kepada wartawan mengatakan pembangunan SMA negeri di Kecamatan Beji terus digulirkan oleh anggota DPRD Kota Depok ke Dinas Pendidikan Propinsi Barat.

“Kami bersama anggota dewan Depok lainnya terus mengusulkan pembangunan SMA negeri di Kecamatan Beji,”katanya.

Dia mengatakan penempatan SMA negeri di Kecamatan Beji karena lokasi dan sarana prasarana lainnya dinilai sudah menunjang untuk kegiatan Belajar Mengajar Siswa.

Sebelumnya SMP 5 Kota Depok digunakan untuk kegiatan SMP 26 Kota Depok pada siang harinya, dan SMP 26 Kota Depok sudah memiliki bangunan di Jalan Mangga Kelurahan Beji.

“Kami nilai bangunan SMP5 Kota Depok sudah bisa digunakan untuk KBM SMA negeri di Beji karena titik koordinatnya yang sudah pas,”katanya.

Dia mengatakan KBM SMA negeri di SMP 5 Kota Depok sifatnya hanya sementara sampai ada bangunan SMA negeri di Beji dibangun.

“Kami dan stackholder lainnya terus berupaya untuk mencari lokasi SuMA Negeri di Beji,”katanya.

Dia menambahkan sebelumya di Beji ada SMA 11 Kota Depok namun saat ini lokasinya pindah ke Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Cilodong sehingga wilayah Kecamatan Beji tidak ada SMA negeri.

Bahkan para orang tua siswa SMA 11 Kota Depok memprotes pemindahan gedung SMA 11 Kota Depok yang seharusnya berada di Kecamatan Beji dipindahkan secara pihak oleh Dinas Pendidikan ke wilayah Cilodong.

“Ya anak kami sekarang tidak sekolah lagi di SMA 11 di Beji akan tetapi sudah pindah ke Cilodong,” kata Nining salah satu orang tua siswa di SMA 11 Kota Depok.

Dia mengatakan dalam pemindahan Kegiatan Belajar Mengajar dari Beji ke Cilodong dinilai tidak ada sosialisasi atau pemberitahuan kepada orang tua siswa.

“Tau tau anak kami bilang kalau sekolah engak lagi di Beji melainkan ke Cilodong,” katanya.

Dia mengatakan dengan adanya pemindahan gedung SMA 11 Depok ke Cilodong menyebabkan siswa harus sekolah dengan jarak yang jauh dan menguras biaya atau ongkos siswa.

Sebelum adanya pemindahan gedung SMA 11 biaya ongkos tidak terlalu tinggi namun saat pindah ke kawasan Kalibaru, Cilodong semakin tinggi.

“Kan rumah kami di Kemirimuka sementara dulu lokasi SMA 11 Depok juga di Kemirimuka, namun untuk sekarang harus ke Cilodong lokasinya jauh dan harus naik angkot berapa kali atau ojek online,” katanya.

Dia menambahkan seharusnya gedung SMA 11 Depok ditempatkan di Beji karena wilayah Beji belum ada SMA negeri namun lokasi SMA 11 Depok malah di pindah ke Cilodong.

“Kalau dipindahkan ke Cilodong ya di Beji engak ada SMA negeri lagi dong, kan Pemkot Depok berjanji setiap Kecamatan ada SMA negeri,” katanya.