DepokNews–Masyarakat di Kelurahan Kemirimuka, Kecamatan Beji secara all out memberikan dukungan 80 persen kepada Mohammad Idris dan Imam Budi Hartono.

Demikian dikatakan tokoh masyarakar Kelurahan setempat H Asmawi saat kegiatan konsolidasi bersama calon Walikota Depok Mohammad Idris di kawasan Margonda.

“Kami ajak ketua RT, RW, LPM, tokoh masyarakat dan semua masyarakat untuk memberikan dukungan kepada Idris Imam,”katanya.

Sekitar 80 persen ketua RT dan RW di wilayah kemirimuka mendukung pasangan calon wali-wakil wali kota Depok, Mohammad Idris-Imam Budi Hartono di Pilkada Depok.

Lebih lanjut ia mengungkapkan, alasan para ketua RT dan RW di wilayahnya mendukung pasangan Idris-Imam lebih kapada pasangan yang ideal dan berpengalaman di eksekutif dan legislatif.

Pengalaman yakni sudah memberikan pembangunan infrastruktur di wilayahnya dimana saat ini sudah tidak ada lagi jalan yang becek atau rusak.

“Kiai Mohammad Idris layak diberikan kesempatan kembali memimpin Kota Depok. Selama empat tahun berjalan kepemimpinan Pak Kiai (saya rasa) itu sudah cukup mumpuni sebagai pemimpin Kota Depok yang religius. Kami masih butuh ketokohan seperti Kiai Idris untuk memimpin kota ini di periode selanjutnya.

Terkait dengan program yang sudah dilalui maupun 10 janji yang disampaikan Mohammad Idris yang kini berpasangan dengan Imam Budi Hartono, dia menilai semuanya realistis dan tidak bertentangan dengan regulasi yang berlaku.

Berkenaan dengan program yang sudah dilalui, maupun yang baru dijanjikan, semuanya realistis dan tidak bertentangan dengan aturan pemerintah baik daerah maupun pusat.

Bahkan, hampir semua janji Idris-Imam menyentuh hak publik masyarakat Kota Depok. Bukan untuk kepentingan golongan, pribadi, apalagi keluarga,” paparnya.

Asmawi berharal warga Kemirimuka dapat menggunakan hak pilihnya di Pilkada Kota Depok 2020.

Ketua Sahabat Idris Beji Sutrisna atau Nano menambahkan pasangan Mohammad Idris dan Imam Budi Hartono akan merah suara 80 persen.

“Insya Allah kita doakan saja dan berdoa untuk kemenangan Imam Idris di Pilkada Depok,”katanya.