DepokNews–“MASJID” berasal dari Bahasa Arab yang secara harfiah berarti tempat bersujud. Di zaman Rasulullah Muhammad SAW, masjid sudah menjadi pusat berbagai aktifitas umat Islam pada waktu itu. Selain untuk pelaksanaan ibadah, masjid juga dijadikan tempat untuk melakukan berbagai bentuk aktifitas muamalah.

Sebagai tempat ibadah, selama hidupnya Rasulullah selalu melaksanakan shalat wajib lima waktu secara berjamaah dan menjadi imamnya di masjid di dekat rumahnya di Kota Madinah. Berbagai bentuk aktifitas muamalah yang bersifat sosial seperti pembagian zakat, penyembelihan qurban, pernikahan, dan  sebagainya juga dilaksanakan di masjid.
Hal ini pula yang coba di inisasi DKM Masjid Nurul Falah bersama Ikatan Remana Masjid Nurul Falah Krukut dalam membangun kekuatan ekonomi umat.
“Alhamdulillah setelah jauh-jauh melakukan study banding ke Pontianak dan Yogyakarta kami langsung merealisasikan di Masjid Nurul Falah ini.
Angkringan ini seluruhnya dikelola oleh IRNUF (Ikatan Remaja Nurul Falah) dan merupakan salah satu dari dua program ITC (Irnuf Tijaroh Center) dan AMANAH (Angkringan Masjid Nurul Falah dan Nurul Falah Shop yang menjual aneka fashion muslim.
 
Tidak hanya program kewirausahaan, Masjid Nurul Falah juga mempunyai Program sosial Baitulmaal Nurul Falah yaitu menerima dan menyalurkan ZISWAF, dan program pendidikan”. Ungkap Ust. Syahroni S.Ag yang juga Ketua DKM Masjid Nurul Falah
 
Dalam launching ini turut dihadiri Ketua JAWARA (Jaringan Wirausaha) Depok Ubaidillah Saleh, jamaah masjid Nurul Falah dan sejumlah tamu undangan lainnya.
 
“Saya berdoa agar angkringan ini ramai dan juga mampu membangkitkan semangat kewirausahaan dikalangan pemuda dan juga masyarakat disekitar Masjid Nurul Falah dan menjadi inspirasi masjid-masjid lain dalam menggerakan ekonomi umat dan membangkitkan semangat kewirausahaan di kalangan anak-anak muda.
 
Acara pun berjalan meriah dan antusias di hadiri ratusan warga masyarakat sekitar Masjid Nurul Falah.