DepokNewsp–Aarat atau petugas gabungan pada Rabu (29/5) mendatangi Padepokan Trisula Weda Jalan H. Sulaiman RT2/5 Kelurahan Bedahan, Kecamatan Sawangan.

Petugas datang ke lokasi tersebut karena beredaranya undangan terbuka Keluarga Besar Trisula Weda open house Halal Bihalal Idul Fitri 1440 Hijriyah bersama Sang Pembaharu yakni Imam Mahdi melalui media sosial.

Ketua RW05 Kelurahan Bedahan Hasan mengatakan bahwa warga sekitar hanya mengetahui padepokan tersebut sebagai tempat pengobatan gratis.

Lalu terkait undangan halal bihalal tersebut yang dihadiri Imam Mahdi warga sekitar tidak mengetahui.

“Saya baru tahu dari aparat Polisi dan TNI datangi kediaman itu. Undangan itu ramai di media sosial, halal bi halal bersama Imam Mahdi”katanya.

Dia mengatakan lokasi padepokan tersebut sudah ada sejak 2013 dan baru sedikit yang mendatangi tempat tersebut.

Lalu lama-kelamaan kata dia, mulai ramai warga luar yang datang ke padepokan tersebut.

“Para pengikutnya Padepokan Trisula Weda bukan asli Depok, setahu saya ada dari Jawa, Sumatera, dan luar pulau Jawa dan wilayah lainnya”katanya.

Permasalahan ini kemudian dibawa ke
aparat keamanan, pemerintah, dan Majelis Ulama Indonesia Kota Depok.

Sepengetahuan saya sih pengikut Padepokan Trisula Weda bukan dari warga asli Depok, tapi dari luar Depok seperti Jawa, Sumatera, dan juga luar pulau Jawa,”ungkap Hasan.

Kendati demikian Hasan mengungkapkan persoalan ini telah diserahkan kepada Polsek Sawangan.

“Kita berharap ada dialog terbuka dengan orang bersangkutan sebagai Imam Mahdi di Kantor Kecamatan dengan dihadiri para tokoh ulama dan agama Kota Depok dan Sawangan dapat menjadi pemecahan terbaik dalam hal ini,”tutupnya.

Neneng,35, warga sekitar lokasi mengaku kaget mendengar akan ada acara open house Idul Fitri diadakan oleh Imam Mahdi langsung.

“Sepengetahuan saya aliran Imam Mahdi berbeda dari ajaran agama Islam yang ada sehingga masih dipersoalkan,”tambahnya.

Kapolsek Sawangan Kompol Suprasetyo mengatakan pihaknya telah mendatangi Padepokan Trisula Weda mengatasnamakan Imam Mahdi akan mengundang open house Halal Bihalal.

“Sudah kita cek orang yang mengaku Imam Mahdi yaitu W ini bekerja sebagai security di Jakarta Selatan,”tuturnya.

Selain itu tujuan dari dialog yang diadakan ini lanjut Kompol Suprasetyo yaitu untuk mengklarifikasi dari penjelasan orang mengaku sebagai Imam Mahdi tersebut.