Oleh : Santi

Kita sebagai mahluk allah di muka bumi  mempunyai takaran kebahagiaan dan masalah yang berbeda tak patut untuk kita selaku hambanya memebenci sang pencipta hanya karena kita diberi ujian berupa masalah yang amat rumit,sungguh kita harus beristigfar sebanyak – banyaknya agar sikap souzon hilang dari pikiran kita allah tidak pernah memeberikan cobaan sebesar apapun terhadap hambanya jika hambanya tidak bisa menyelesaikan masalah itu.karena seandainya kita berpikir kenapa masalah saya tidak selesai – selesai hari demi hari bertambah.keadaan seperti itu tidak menunjukan bahwa kita tidak mampu menyelesaikannya kita bisa hanya saja takaran waktu untuk menyelesaikanya berbeda.masalah tidak harus diselesaikan secara instan saja atau secara cepat saja tapi bisa juga membutuhkan energi jangka panjang untuk menyelesaikannya.

Tak usah bersouzon terhadap apa yang dikehendaki jangan biarkan sikap pantang menyerah menjalar dipikiran kita,mungkin kita hanya bisa membandingkan takaran  terhadap suatu masalah kita  dengan takaran  masalah orang lain dan dengan rasa kecewa kita berkata ” kenapa orang lain hidup tenang – tenang aja ? Gak ada masalah apapun punya masalah dapat diatasi dengan cepat dan tenang “.sekali lagi ingat diatas langit ada langit dan di bawah bumi ada bumi,bisa jadi seseorang mempunyai masalah takarannya lebih rendah dari pada kita itu dulu pernah merasakannya atau dimasa mendatang akan mempunyai masalah lebih besar dari masalah kita.

Coba lihatlah ribuan juta bahkan kurang lebih miliyaran juta mahluk allah di muka bumi akan mengalami masalah karanya lebih rendah dari kita dan bahkan lebih rumit dibandingkan dengan masalah kita,bersikap baiklah terhadap rasa sabar  tak kala allah hanya membutuhkan kata sabar itu dalam diri kita,tat kala masalah itu datang mungkin allah merindukan curhatan kita allah rindu dzikir kita allah rindu kita sholat di persetigaan malam,allah ingin kita selalu berdoa apa saja keluh – kesah kita sesunggunya Allah maha mendengarkan dan mengabulkan ribuan bahkan jutaan keinginan kita.

INNAALLAHA MA’ASSOOBIRIIN “sesungguhnya allah bersama orang- orang yang sabar .Allah telah membuktikan bahwa ketika kita sabar dalam menghadapi alur kehidupan yang fatamorgana ini allah akan selalu bersama kita tanpa terkecuali maka bersabarlah hidup ini akan indah pada waktu nya.cobaan berupa masalah bisa menjadi tolak ukur keimanan kita terhadap sang pencipta alam semseta.karena apakah kita akan mengingat allah disaat kita mempunyai masalah atau sebaliknya.Allah sudah menjelaskan cara mengahadapi masalah yang telah di hadapai oleh hamban-NYA dalam beberapa firmannya .

Sikap bersabar dan terus berusaha menjadi lebih baik  yang di butuhkan dalam hidup di dunia ini.Dengan bersabar kita akan menemukan titik terang dalam  masalah kita dan tentunya di iringi doa dan berusaha  bahkan allah telah menjelaskan dalam alquran agar mahluknya untuk tetap sabar .Dalam surah al-imran ayat 200 yang artinya

Hai orang – orang yang beriman bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaran mu dan tetap lah bersiaga dan terapkan cara meningkatkan iman dan taqwa kepada allah supaya kamu beruntung “. ( Q.S Al-Imran ayat 200 ).

dan dalam surah al – baqarah ayat 155-156

 ” dan sungguh akan kami berikan cobaan kepadamu dengan sedikit ketakutan,kelaparan,kekurangan harta , jiwa dan buah-buahan .dan berikanlah berita gembira kepada orang – orang yang sabar sehingga bisa hidup bahagia menurut islam. ( yaitu ) orang – orang yang apabila di timpa musibah mereka mengucapkan “inna lillahi  wa inna ilahi roojiuun ” sesunggunhnya kami milik allah dan hanya kepadanyalah kami kembali ”  (Q.S Al- baqarah ayat 155-155).

Dan allah pun akan memeberikan tempat terindah bagi orang – orang yang sabar sungguh kita sebagai mahluk allah untuk tetap bersabar,bersabar,dan bersabar serta selalu percaya bahwa allah akan membantu di setiap langkah hidup kita .sungguh beruntung bukan? Orang – orang yang sabar akan berada du tempat yang sangat di nanti- nanti bahkan di damba- dambakan oleh mahluk di muka bumi yaitu surga . Dalam surah al – furqan ayat 75 yang artinya ” mereka itulah orang – orang yang di balas dengan martabat yang tinggi ( dalam surga ) karena kesabaran mereka dan mereka di sambut dengan penghormatan dan ucapan selamat didalamnya. ( Q.S Al- furqan ayat 75 )..