DepokNews — Sebanyak tujuh orang mahasiswa menyambangi kantor Bawaslu Kota Depok, (07/10/21). Mereka adalah pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Gunadarma dan Jakarta Global University.

Kedatangan mereka bukan tanpa sebab, melainkan karena undangan Ketua Bawaslu Kota Depok dalam rangka membumikan pengawasan partisipatif. Mereka ditemui langsung oleh Ketua Bawaslu Kota Depok Luli Barlini, S.Sos., M.Si serta Sugeng selaku BPP Bawaslu Kota Depok.

Para mahasiswa diberikan wejangan seputar peran Bawaslu dalam meningkatkan pengawasan partisipatif masyarakat guna meminimalisir kasus pelanggaran Pemilu maupun Pilkada.

Dalam kesempatan itu, Luli mengajak mahasiwa Universitas Gunadarma dan Jakarta Global University untuk terlibat langsung dalam pengawasan partisipatif. Hal tersebut sebagai bentuk kepedulian pemuda terhadap pembangunan kualitas demokrasi di Indonesia.

“Cara paling tepat bagi mahasiwa untuk mengawasi jalannya proses Pemilu maupun Pilkada dengan baik ialah dengan terlibat langsung sebagai pengawas partisipatif”, ucapnya.

Selain itu, dalam diskusi tersebut Luli juga mengajak para mahasiswa untuk mengkaji mengenai sistem Pemilu di Indonesia. Luli mengingatkan, ancaman pelanggaran Pemilu atau Pilkada ke depan kian kompleks.

Tidak hanya dilakukan oleh peserta pemilu melainkan juga bisa dilakukan oleh penyelenggara. “Ragam pelanggaran pemilu kini kian merebak seiring dengan perkembangan teknologi informasi,” tuturnya.

Melihat hal tersebut, Luli meyakini peran serta mahasiswa sangat diperlukan sebagai pengawas partisipatif. Sejatinya nyawa dari pengawasan untuk melakukan pencegahan itu adalah banyaknya partisipasi masyarakat, banyaknya kerja sama dengan berbagai pihak termasuk mahasiswa.