DepokNews-Mahasiswa baru Universitas Pancasila sebagai calon pemimpin masa depan harus memiliki wawasan kebangsaan, dan juga dibarengi akhlak yang baik sebagai nilai kejujuran. Dan yang paling diingat itu adalah bertanggung jawab.

Demikian dikatakan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Teroris
Komjen Pol. Suhardi Alius saat mengisi kuliah umum Mahasiswa Baru Universitas Pancasila pada Senin (26/8) di kampus UI, Srengseng Sawah.

Dia mengajak mahasiswa baru untuk mengingat perjuangan para pahlawan di masa lalu.

“Adik-adik sekalian kita ingat lagi perjuangan pahlawan kita dalam masa lalu, bagaimana memperjuangkan bangsa ini, kita sebagai generasi penerus bangsa harus bisa melanjutkan perjuangannya dengan menjadi pemimpin yang baik di masa depan, ”katanya.

Dia menambahkan, masalah yang dihadapi bangsa ini sudah tidak parsial, kini tersambung dan transparan sehingga akan berdampak bagi bangsa ini, untuk itu mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa wajib memiliki wawasan dan pengetahuan yang dibarengi dengan akhlak.

“Nah untuk itu mahasiswa sebagai calon pemimpin masa depan harus memiliki wawasan kebangsaan, dan juga dibarengi akhlak yang baik sebagai nilai kejujuran. Dan yang paling diingat itu adalah bertanggung jawab,”katanya.

Dia mengatakan dengan adanya kuliah umum tentang bahaya radikalisme bertujuan untuk memberikan pembekalan dan pemahaman terkait radikalisme yang saat ini sasarannya adalah generasi muda.

“Hari ini saya mengisi kuliah umum di Universitas Pancasila, kemarin Itenas dan UI karena mahasiswa baru mereka adalah generasi penerus bangsa ini sehingga kita kasih pencerahan untuk bagaimana mengidentifikasi, memberikan peran menghidupkan bangsa ini di sekitarnya khususnya masalah radikalisme di lingkungan pendidikan, “ujarnya.

Tak hanya itu, alumni akpol 1985 ini juga mengatakan komunikasi yang baik antara dosen harus diterapkan dalam lingkungan kampus.

Komunikasi yang baik antara dosen dan mahasiswa bisa menumbuhkan kepercayaan dan mudah memerangi radikalisme di kampus.

Di lokasi sama Rektor Universitas Pancasila Wahono menambahkan Univesitas Pancasila menyadari bahwa generasi muda akan kehilangan ke Indonesiannya apabila Pancasila tidak dikiutsertakan dalam proses pembelajran IPTEK.

Oleh karena itu pada kegiatan pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru tahun akademik 2019-2020 UP mengangkat tema mengenai Membangun Kecerdasan Intelektual Berdasarkan IPTEK dalam menghadapi era Industri 4.0.

Berdasarkan nilai-nilai luhur Pancasila yang berarti membangun kecerdasan intelektual harus menggunakan IPTEK dan Pancasila agar saling melengkapi.