DepokNews–Ahad, 7 April 2019, sudut-sudut jalan utama Kota Depok dari selatan hingga utara dipenuhi kader dan simpatisan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang berpakaian hitam, kuning, dan putih. Kader PKS berjajar rapi, menunjukkan kreativitasnya, menyapa hangat para warga. Sesekali terlihat rombongan massa kampanye akbar Prabowo-Sandi melewatinya, kemeriahan pun tiba, mereka bersama mengangkat simbol dua jari.

Hafid Nasir, ketua DPD PKS Kota Depok memaparkan bahwa aksi kreatif yang menghimpun banyak massa di Depok ini merupakan bagian dari flash mob terpanjang di dunia dari Bogor hingga Jakarta, untuk menyambut Kampanye Akbar Prabowo – Sandiaga Uno yang digelar di Gelora Bung Karno, Jakarta. Flash Mob melintasi wilayah Kota Depok mulai dari Cilangkap, Simpang Depok, Jalan Tole Iskandar, Jalan Siliwangi dan Jalan Margonda hingga Halte UI, kemudian akan dilanjutkan oleh kader dan simpatisan PKS dari wilayah Jakarta.

“Diperkirakan akan ada ribuan kader yang akan berdiri sepanjang rute tersebut untuk melakukan flash mob, ini akan menjadi flash mob terpanjang di dunia,” ujar Hafid.

Selain itu, kegiatan tersebut menurut Hafid juga untuk semakin menyemarakkan pemenangan pasangan calon presiden dan calon wakil presiden Republik Indonesia yang diusung oleh PKS, serta mengajak masyarakat untuk memilih calon anggota legislatif yang berasal dari PKS.

“Selain semangat memenangkan pasangan Prabowo Sandi di eksekutif sebagai pasangan calon hasil ijtima ulama, melalui kegiatan ini juga kami mengajak masyarakat untuk juga memenangkan legislatifnya dengan memilih caleg-caleg yang berasal dari partai yang mendukung Prabowo Sandi, khususnya PKS yang Insya Allah sudah teruji loyalitasnya,” lanjut Hafid Nasir.

Peserta aksi flash mob terpanjang ini terpantau bukan hanya diikuti oleh kader-kader senior PKS, namun juga para pemilih pemula yang baru pertama kali memilih pada perhelatan demokrasi tahun ini.

Yusri, salah satu peserta flash mob dengan bangga memakai atribut partai berlambang bulan sabit kembar ini. Dari parasnya terlihat jelas bahwa ia merupakan generasi millenials. Bukan sekadar ikut-ikutan, Yusri memahami betul mengapa ia mengikuti flash mob.

“Saya sebagai pemilih pemula di tahun ini sangat bangga dan mendukung semua gagasan-gagasan kampanye yang diusung oleh PKS, demi terwujudnya masyarakat yang berkeadilan dan sejahtera,” ujar Yusri, gadis berumur 18 tahun ini.

Yusri mengungkapkan harapannya, “Semoga pada pemilu 2019 ini, PKS dapat memenangkan kursi-kursi parlemen agar dapat memperjuangkan janji-janji kampanyenya.”