DepokNews–Melestarikan kampung Betawi Kelurahan Duren Seribu (Duser) sedang menyiapkan lahan seluas 1.370 meter. Lahan itu bakal digunakan untuk membangun Kampung Budaya Betawi yang akan menjadi ikon Kelurahan Duser.

Lurah Duser, Suhendar mengatakan, lahan tersebut berlokasi di Jalan Raya Sawangan Elok RT 02 RW 10 Kelurahan Duren Seribu. Dengan dukungan masyarakat, lokasi tersebut sudah dibersihkan secara gotong royong.

“Secara gotong royong Minggu 9 Agustus kemarin lahan tersebut kami bersihkan. Tentu dengan menggunakan protokol kesehatan bersama warga sekitar. Semua antusias untuk membuat Kampung Budaya Betawi Depok,” kata Suhendar . Rabu (12/08/20).

Dirinya menjelaskan, rencananya kampung ini akan menjadi sentral budaya Betawi Depok. Karena itu, semua kegiatan kesenian mulai dari anak hingga lansia akan terpusat di sini.

Lebih lanjut, ucapnya, pihaknya akan mengundang Wali Kota Depok, Mohammad Idris untuk melakukan peletakan batu pertama pada 21 Agustus 2020.

“Dalam proses membangun kami lakukan secara swadaya. Misalnya meratakan lahan, menurap dan membuat gapura ini. Namun, kami sudah mengajukan pembangunan ini ke Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Disporyata) Kita Depok, mudah-mudahan bisa diakomodir,” terangnya.

Sementara itu, Budayawan dan Seniman Betawi asal Duser, Rosidi berharap pembangunan Kampung Budaya Betawi berjalan lancar. Terlebih, pembangunannya dilakukan secara swadaya agar tercipta rasa memiliki Kampung Budaya Betawi.

“Selain itu juga kuliner khas Depok dan pelatihan budaya akan terpusat di sini. Kami akan menjadikan Kampung Budaya Betawi di sini menjadi potensi wisata edukasi budaya khas Kota Depok. Nantinya juga akan ada pelatihan gambang kromong, lenong, dan lainnya,” tutupnya.