Lestari Alamku, Lestari Sekolahku : Mini Konser SAI Meruyung

Posted on 117 views

Dalam rangka selebrasi tema ke 3 Project Based Learning (PJBL), Sekolah alam Indonesia Meruyung (SAI Meruyung) melaksanakan kegiatan mini konser dengan tema besar “ Lestari Alamku Lestari sekolahku” Tema tersebut menyatukan setiap tema PJBL masing-masing kelas mulai dari TK-A sampai SD 6. TK-A memiliki tema pembelajaran Serangga, TK-B hewan buas, SD 1 habitat, SD 2 air, SD 3 Fauna, SD 4 zat, dan SD 5 cuaca dan iklim. Sementara  SD 6 sedang fokus dengan penelitian sehingga tidak ada tema khusus untuk PJBL.

Kegiatan mini konser ini ditujukan kepada seluruh anggota komunitas sekolah alam indonesia Meruyung. Turut mengundang juga unit SAI Cipedak, Cibinong, Studio Alam, dan peserta umum lainnya yang di undang datang. Auditorium BPSDM Kementerian hukum dan ham dipilih sebagai tempat mini konser. Pemilihan tempat dipilih berdasarkan kapasitas ruangan, luas panggung dan jarak dari sekolah yang cukup mudah akses tempuhnya. Jumlah penonton yang hadir menyaksikan mini konser pada tanggal 26 November 2017 mendatang kurang lebih adalah 600 orang. Seluruh warga komunitas SAI Meruyung terlibat dalam acara yang cukup besar ini.

Tema lestari alamku lestari sekolahku dipilih karena bisa menyatukan seluruh tema setiap kelas. Selain itu juga membawa pesan besar tentang kelestarian alam, tentang konservasi. Inti dari acara ini adalah Launching album lagu edukatif yang di buat oleh setiap kelas yaitu kolaborasi guru dan siswa. Kurikulum PJBL yang digunakan SAI Meruyung membuat sistem pembelajaran di kelas lebih dinamis, kreatif dan efektif. Ide membuat lagu yang berkaitan dengan tema pembelajaran merupakan salah satu bentuk pembelajaran PJBL di kelas. Setelah lagu berhasil tercipta, maka untuk mengekspresikan dan mengapresiasinya adalah dengan mengadakan mini konser. Selain akan mengaprsiasi lagu yang siswa buat, kegiatan ini juga bisa memberi ruang untuk siswa untuk lebih berkembang `tidak hanya dalam bernyanyi, namun setiap bagian pertunjukan yang harus di siapkan seperti drama, ornamen panggung, tarian, dan lainnya. Setiap siswa mengerjakan persiapan dan penampilan sesuai dengan kapasitas dan ketertarikan siswa sehingga mereka tidak terpaksa dan mengerjakannya sepenuh hati.

Setiap kelas menciptakan satu buah lagu sehingga tercipta tujuh lagu  baru di tambah lima lagu yang terlebih dulu dibuat oleh guru-guru SAI Meruyung sehingga ada 12 lagu yang di launching di album yang diberi nama “Senandung alam Lestari Alamku Lestari Sekolahku”. Setiap lagu dibawakan sesuai tema lagu tersebut. Salah satu contohnya adalah penampilan TK B yang membawakan lagu hewan buas dengan memakai kostum hewan buas dan ornamen makanannya yaitu daging-dagingan. SD 2 yang membawakan lagu siklus air dengan membuat gelombang air, awan, dan sungai buatan di atas panggung. Begitupun penampilan kelas lain yang di sesuaikan dengan isi lagu dan tampilan tambahan menarik lainnya dalam penampilan. Acara ini juga menampilkan penampilan menarik dari guru-guru yaitu phantomim. Sebagai persembahan spesial, di acara ini juga tampil bintang tamu yaitu Pak Nunu. Pak nunu adalah salah satu guru yang konsisten menciptakan lagu-lagu anak di Sekolah alam Indonesia. Kehadiran bintang tamu diharapkan dapat memberikan semangat kepada para siswa da guru-guru agar terus berkarya. Khususnya dalam menciptakan lagu-lagu edukatif.

Semoga dengan diadakan acara seperti ini dapat meningkatkan rasa percaya diri,kreatifitas, dan kemampuan lainnya dari siswa SAI Meruyung tanpa melupakan subjek pembelajaran yang mereka dapatkan selama pembelajaran di kelas. Untuk guru-guru juga semakin terlatih dalam melaksanakan sistem pembelajaran PJBL yang sangat tergantung kepada kemampuan guru dalam pelaksanaannya.

Kepada para penonton, semoga pesan Lestari, konservasi, peduli lingkungan dan materi tematik setiap kelas dapat tersampaikan dengan baik dan semua mendapatkan kebaikan dari kegiatan mini konser ini.

Oleh : Muhamad, Acep (ketua panitia kegiatan).