DepokNews–Sekolah Menengah Pertama Islam Terpadu (SMPIT) Ruhama yang berlokasi di Kelurahan Cilangkap Kecamatan Tapos Depok kini memiliki sebuah masjid. Masjid yang diberi nama Masjid Maryam Wa Ahmad Wa Muhammad Wa Amir diresmikan pada Rabu (20/11/2019). Peresmian ini dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Depok Mohammad Thamrin, Camat Tapos Dadi Rusmiadi, anggota DPRD Kota Depok Ade Firmansyah, segenap pimpinan keluarga besar Ruhama, perwakilan PKPU dan tamu undangan lainnya.

Ketua Yayasan Ruhama Ustad Arafi Mughni dalam sambutannya mengatakan, dengan adanya masjid tersebut akan melengkapi sarana dan prasarana sekolah yang bisa menunjang kelancaran proses belajar mengajar, terutama sekali berkaitan dengan ibadah atau sholat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan bantuan untuk membangun masjid ini. Masjid ini akan menjadi saksi para penghafal Alquran yang pahalanya akan mengalir kepada donatur untuk pembangunan, kepada yang memberikan wakaf tanah dan kepada semua yang ikut berkontribusi dalam pembangunan masjid ini,” kata Ustad Arafi Mughni.

Hal senada disampaikan Edi Nursanto perwakilan dari PKPU, lembaga yang telah membangun masjid tersebut dengan menggunakan dana dari donatur yang berasal dari dermawan yang tinggal di luar negeri.

“Donatur yang memberikan bantuan untuk pembangunan masjid ini tentu berharap masjid ini menjadi masjid yang rapi, bersih dan makmur dengan berbagai kegiatan keislaman untuk mensyiarkan agama Islam,” kata Edi Nursanto.

Sedangkan Kadisdik Kota Depok Mohammad Thamrin mengatakan, keberadaan masjid pada lingkungan sekolah punya peranan yang sangat penting untuk penguatan relejius bagi para siswa.

“Prestasi siswa bukan hanya terbatas pada nilai akademik namun yang tidak kalah penting penguatan karakter. Dengan adanya masjid pada lingkungan sekolah akan sangat menunjang dalam penguatan karakter siswa, banyak hal yang bisa dilakukan di masjid selain untuk sholat, salah satunya belajar Alquran” kata Mohammad Thamrin.

Pada kesempatan tersebut Mohammad Thamrin juga mengatakan pentingnya para siswa untuk bisa membaca Alquran.

“Kita punya data di SMPN anak-anak yang tak bisa baca Alquran itu sekitar 20 persen. Untuk mengurangi jumlah anak yang belum bisa membaca Alquran kami membuat program Sahabat Qur’an. Dalam program sahabat Quran ini siswa yang belum bisa membaca Alquran akan diajari oleh kakak kelas atau temannya yang bisa baca Alquran,”ujarnya.

Peresmian masjid sendiri dilakukan dengan pengguntingan pita yang dilakukan oleh Mohammad Thamrin bersama anggota DPRD Kota Depok Ade Firmansyah disaksikan para tamu undangan. Setelah diresmikan Masjid yang dilengkapi dengan pendingin ruangan tersebut juga langsung digunakan untuk sholat berjamaah.