Depok – Untuk meningkatkan semangat menulis di Indonesia, kumpulan penulis dan pecinta dunia penulisan yang dimotori Soraya Dimyathi dan Hariyah Alkhanza menggelar Launching Komunitas Good Writer pada hari Sabtu (18/9). Soraya sebagai Ketua Komunitas Good Writer menyatakan bahwa Good Writer merupakan komunitas literasi dan pengembangan diri di dunia penulisan. Komunitas ini memulai programnya dengan melakukan webinar “Bincang Asyik Spesial Bersama Kang Abik (Habibburahman  El Shirazy)”, penulis yang terkenal dengan novel Ayat-ayat Cinta. Acara Launching tersebut dihadiri 100 (seratus) partisipan yang berasal dari Provinsi Nanggroe Aceh Darusalam sampai Provinsi Papua, bahkan diikuti peserta dari Jepang.

Dalam sambutannya Soraya menyatakan bahwa kehadiran Komunitas Good Writer diharapkan dapat menjadi media yang menjembatani proses dan pembudayaan menulis di berbagai kalangan masyarakat. Melalui menulis akan terekam dan terukir sejarah dan peradaban bangsa untuk bekal anak cucu mengambil hikmah, pelajaran, dan pengetahuan (transfer knowledge).

Antusias peserta sangat tinggi, ditandai dengan banyak pertanyaan sekitar dunia penulisan kepada Kang Abik dan juga terkait Komunitas Good Writer. Mulai dari pertanyaan seputar pengalaman menulis Kang Abik, tips memilih waktu yang tepat untuk menulis, memotivasi diri untuk menulis, sampai dengan pertanyaan pengurus komunitas Komunitas Good Writer yang semuanya wanita.

Terkait dengan tips kapan waktu ideal untuk menulis, Kang Abik menyatakan bahwa setiap orang mempunyai karakteristik tersendiri dan hanya orang tersebut yang paling memahami kapan waktu yang tepat untuk menulis. Namun berdasarkan informasi yang beliau ketahui, sebagian penulis menyatakan bahwa mereka menulis di pagi hari, “Awali setiap pagimu dengan menulis, maka akan membuat anda menjadi penulis.”

Adapun tips untuk memulai menulis atau memotivasi diri untuk menulis dilakukan dengan kesadaran bahwa tulisan yang baik akan menjadi investasi kebaikan. “Menulis memperpanjang usia. Di saat jasad telah terkubur, tulisan yang penuh kebaikan akan tetap “hidup” dan menjadi amal jariyah bagi penulis. Oleh karena itu, menulislah!”, jelas Kang Abik. Menurut beliau, dengan menulis berbagai kebaikan maka tempat kemuliaan di akhirat telah menunggu. Lebih lanjut Kang Abik meminta para partisipan untuk terus menulis. “Jika anda ingin menulis, tulis dan teruslah menulis. Beliau menegaskan bahwa kita jangan terlalu banyak berpikir tentang menulis, hanya berbicara tentang menulis, atau terus cemas tentang apa yang ditulis itu namun tidak pernah menulis. “Karena itu sama sekali bukan menulis,” ungkap Kang Abik.


Menurut Soraya, selain kegiatan bincang asyik, Komunitas Good Writer mempunyai berbagai macam program kegiatan lainnya diantaranya: kelas menulis/workshop kepenulisan, penerbitan buku (cetak dan elektronik), tantangan menulis dan lomba, serta diskusi webinar dan virtual tour. “Kegiatan tersebut rencananya dilakukan setiap bulan mengingat kesibukan setiap personil dari Komunitas yang sebagian besar ibu bekerja”. Adapun sampai saat ini pengurus Komunitas Good Writer semuanya merupakan wanita yang kebetulan berangkat dari kecenderungan yang sama. “Kami menyukai dunia penulisan dan ingin belajar mengenai dunia penulisan.”Background kita berbagai macam profesi dan pendidikan, namun kita semua ingin mewariskan kebaikan melalui tulisan”, ucap penulis Hajj with Love ini.

Komunitas Goodwriter: Mewariskan Jejak Kebaikan.

(Penulis Evi Flamboyan, Foto: Hariyah)