foto ilustrasi (istimewa)

Kurang dari sebulan lagi umat islam akan memasuki bulan suci Ramadan. Tentu kamu sudah tidak asing bukan dengan bulan Ramadan? Kegiatan yang rutin dilakukan ketika Ramadan salah satunya adalah makan sahur, namun karena jam makan sahur berada ditengah malam atau sebelum subuh, di mana pada hari biasanya banyak orang yang masih terlelap, tidak sedikit yang pada akhirnya melewatkan makan sahur ini. Padahal di dalam makan sahur terdapat keberkahan.

Dalam hadits muttafaqun ‘alaih, dari Anas bin Malik, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

تَسَحَّرُوا فَإِنَّ فِى السَّحُورِ بَرَكَةً

“Makan sahurlah kalian karena dalam makan sahur terdapat keberkahan.” (HR. Bukhari no. 1923 dan Muslim no. 1095).

Diambil dari klikdokter.com makan sahur juga dapat menjaga kesehatan tubuh :

  • Menghindari Dehidrasi

Pada hari biasanya tubuh biasa mendapatkan kurang lebih dua liter air minum, namun ketika memasuki bulan puasa kesempatan untuk minum menjadi terbatas. Maka dari itu sangat penting untuk makan sahur guna memenuhi kebutuhan cairan di dalam tubuh. 

Kekurangan air dapat membuat tubuh menjadi dehidrasi dengan rasa haus yang berlebihan, kurangnya konsentrasi, badan lemas hingga warna urine yang menjadi lebih pekat dan sedikit. Saat berpuasa badan sudah cenderung lebih lemah dari biasanya apalagi jika ditambah dengan kekurangan minum, tentu ini dapat memperparah keadaan.  

Ketika sahur kamu dianjurkan untuk minum dua gelas air putih.

  • Mencegah berat badan yang turun drastis

Ketika berpuasa pasokan energi di dalam tubuh berkurang, maka dari itu tubuh akan melakukan berbagai cara untuk tetap bekerja salah satunya dengan memecah lemak dan protein. Bagi pemilik berat badan kurang, hal ini memiliki risiko penurunan berat badan yang drastis, berat badan yang turun secara drastis dapat mengakibatkan daya tahan tubuh berkurang serta kemampuan kerja yang menurun karena berkurangnya massa otot tubuh. 

  • Menghindari mag

Ketika berpuasa perut akan dalam keadaan kosong kurang lebih empat belas jam. Ketika tidak sahur maka perut akan dalam keadaan kosong dengan jangka waktu yang lebih lama lagi, hal ini tidak baik bagi kesehatan. Perut yang kosong dapat menyebabkan meningkatnya kadar asam lambung yang dapat berujung pada mag. Gejala mag sendiri dapat berupa mual, muntah, nyeri ulu hati hingga rasa terbakar di dada. Kondisi ini tentunya akan mengganggu ibadah puasa. 

Dari penjelasan di atas dapat diketahui bahwa sahur tidak hanya membuat tubuh menjadi lebih bertenaga ketika berpuasa namun juga dapat mencegah dari penyakit yang tidak diinginkan. Semoga ibadah puasa menjadi lancar.