DepokNews- Direktur RSUD Kota Depok, Devi Maryori mengatakan, pembukaan layanan Laboratorium Biomolekular untuk pemeriksaan PCR Covid-19 tak lain untuk menambah pelayanan penunjang kesehatan yang disediakan RSUD Kota Depok bagi warga Kota Depok.

Khususnya dalam upaya penanganan pandemi Covid-19 melalui penambahan kapasitas testing. Sehingga warga Kota Depok dapat terlayani dalam pemeriksaan Covid-19.

Tujuannya tak lain untuk menyediakan layanan pemeriksaan Covid-19 dengan metode PCR, Isothermal, dan tes cepat Molekular, mempercepat hasil pemeriksaan sampel pasien terkonfirmasi positif Covid-19, mempercepat diagnosa perjalanan penyakit pasien Covid-19.

“Serta mempersingkat waktu perawatan pasien dan mengefisienkan penggunaan sumber daya rumah sakit,” jelas Devi usai peresmian Laboratorium Biomolekular, di RSUD Depok, Kamis (11/2/21).

Adapun fasilitas yang dimiliki oleh Laboratorium Biomolekular RSUD Kota Depok saat ini yakni sumber daya manusia meliputi 3 (tiga) orang dokter spesialis patologi klinik, 5 (lima) orang ahli teknik laboratorium medic dan 1 (satu) orang administrasi.

“Jam operasional laboratorium ini setiap Senin sampai Jum’at dua shift, Sabtu, Minggu dan hari libur nasional satu shift,” katanya.

Ketua Komisi D DPRD Kota Depok, Supriatni yang ikut dalam peresmian itu mengungkapkan, pihaknya terus mendorong inovasi yang dilakukan oleh RSUD.

“Kami selalu mensuport segala kebutuhan dan fasilitasnya, terutama fasilitas terkait PCR ini. Karena selama ini masyarakat banyak mengeluh terkait cek PCR yang hasilnya lama sampai dua minggu,” jelasnya.

Dirinya merasa bersyukur dengan diresmikannya Laboratorium Biomokular untuk pemeriksaan PCR Covid-19 masyarakat tidak perlu menunggu lama lagi.

“Hasil pemeriksannya kini dapat diketahui hanya lima jam, dengan pemeriksaan lainnya pasien bisa mendapatkan hasil selama 24 jam. Ini trobosan baik yang dilakukan oleh RSUD, kami sangat mensuport inovasi yang dilakukan RSUD,” pungkasnya.