DepokNews, Batam – Anggota Komisi VIII DPR RI Fraksi PKS, Hj. Nur Azizah Tamhid, B.A., M.A., dalam Kunjungan Kerja Reses Komisi VIII DPR RI ke Kota Batam Propinsi Kepulauan Riau (Kepri) pada Senin (14/12), lalukan peninjauan pembelajaran daring ke Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Insan Cendikia (IC) Kota Batam, Propinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Peninjauan Lapangan dilakukan terkait Proses Belajar-Mengajar selama Masa Pandemi Covid 19. Nur Azizah, dari Fraksi PKS hadir bersama tim Komisi VIII dari berbagai Fraksi yang dipimpin Marwan Dasopang dari Fraksi PKB. Pada kesempatan ini turut hadir Kepala Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kementerian Agama Kota Batam H. Muhammad Dirham.

Bersama Rombongan Tim Komisi VIII beserta Kepala Kantor Wilayah (KaKanwil) Kemenag Kepri, Nur Azizah berkunjung ke MAN Insan Cendikia Batam yang sedang menyempurnakan proses pembangunan yang menggunakan dana Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) yang dikelola oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu). H. Marwan Dasopang selaku ketua Tim Kunker Reses Komisi VIII, ia berharap serapan dana hingga akhir tahun bisa diatas 97%. Dimana pada masa pandemi Covid-19 ini, serapan dana banyak di alokasikan untuk menunjang pembelajaran daring serta pembangunan sarana belajar yang mendesak.

Meski saat ini pembelajaran daring berlanjut, MAN Insan Cendikia Batam terus berinovasi menyesuaikan perkembangan zaman dan tanggap situasi serta kondisi. MAN IC Batam tetap berkomitmen menjaga kualitas. Beberapa langkah dan upaya pun dilakukan agar komitmen yang telah dibuat berjalan dengan baik. Pertama, memberikan pembekalan kepada Tenaga Pendidik MAN IC Batam terkait metode pembelajaran di masa pandemi, Kedua, melakukan pertemuan secara daring dengan orang tua siswa, serta tetap menciptakan suasana belajar yang nyaman dan tertib.

Pada kesempatan ini, Nur Azizah turut menyampaikan harapannya kepada Kepala Sekolah MAN Insan Cendikia Batam, agar MAN Unggulan ini harus tetap mengajarkan Kurikulum Kitab Kuning sebagai dasar untuk memahami dan mempraktekan Bahasa Arab “Fushah” dan beberapa Kitab Fiqh dasar, agar para siswa memiliki bekal yg baik saat melanjutkan ke Perguruan Tinggi.