DepokNews– Calon Wakil Walikota Depok nomor urut 2, Ir. Imam Budi Hartono bertemu dengan masyarakat Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok pada Kamis (8/10/2020). Turut hadir pada acara tersebut sekitar 30 orang yang terdiri dari para tokoh masyarakat, tokoh agama serta ibu-ibu pengajian masyarakat setempat.

Pada kesempatan tersebut, Imam memaparkan permasalahan sampah yang berada di Kota Depok terjadi karena ketidak seimbangan antara total sampah yang diproduksi dengan daya tampung penampungan akhir sampah yang depok miliki. Imam menjelaskan, jika dibandingkan Total volume sampah yang yang biasanya diangkut oleh Petugas Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) seberat 1300 Ton perhari nya, sedangkan daya tampung TPA Cipayung hanya 700 ton setiap harinya. Imam menambahkan “ Selain proporsi antara produksi sampah dan penampungan yang tidak seimbang, Volume sampah Kota Depok juga terus meningkat khususnya dimasa pandemi ini, dimana penduduk lebih banyak berdiam diri dirumah. Usaha yang dapat pemerintah dan masyarakat lakukan guna mengurangi volume sampah antara lain dengan mengaktifkan kegiatan bank sampah”, Ujar Imam.

Imam yang juga menjabat sebagai Pembina Bank Sampah Kota Depok periode 2018-2023. menjelaskan sampah bisa menuai berkah dimana sampah yang tidak bernilai harganya, dapat menjadi suatu hal yang bermanfaat, sehingga masyarakat bisa mendapatkan pendapatan dengan kegiatan menabung dan mengelola sampah. “salah satu rekan saya adalah ketua Bank Sampah Kota Depok. Beliau bisa mendapatkan uang 80 juta setiap pekannya dari mengumpulkan sampah. Tentu dengan menjadi pribadi yang kreatif dan pandai melihat peluang, kita juga bisa menghasilkan penghasilan dari sampah”, tutur Imam

Imam berharap program bank sampah dapat menjadi cerminan program berkelanjutan di setiap kecamatan dan kelurahan. Imam menyampaikan penggunaan Program Dana 5 Milyar perkelurahan dapat menjadi modal awal untuk menggerakan masyarakat menabung sampah melalui bank sampah. “Siapa yang mengumpulkan sampah ke bank sampah akan dikonversi dengan uang. Sehingga Lingkungan menjadi bersih, masyarakat juga mendapatkan nilai tambah ekonomi melalui sampah, Insya Allah ini adalah satu upaya kita mewujudkan Kota Depok yang bersih dan sehat”, tutup Imam.