ilustrasi (istimewa)

Oleh : Siti Fatimah (Mahasiswi STEI SEBI)

Seorang muslim akan selalu mersa tenang menjalani kehidupan dunia ini salah satu sebab utamanya karena dia yakin ada kehidupan hari kemudian ,kehidupan dunia ini sebentar semua kita lihat depan mata kita sekuat apapun fisik seorang manusia ,kita gak bicara lagi makhluk allah yang lain manusia saja orang yang terdekat diantra kita pribadi ,kerabat kerabat kita , teman –teman kita ,orang –orang tua kita mereka meninggal dunia. Sekuat apapun ,sekebat apapun dia prestasi dunia nya profesorkah,doctor kah ,dia seorang bisnismen yang terkaya di dunia kah, otang yang paling gagah atau catik kah ,orang yang paling dihormatikah ,kepala suku kah ,presidenkah . Siapa saja atau orang susah ,semua akan meninggal kehidupan dunia sebentar akan dilaluin.

 Orang mukmin yakin bahwasanya aka nada kehidupan yang abadi disana sehingga, perhatikan beda nya ,kalau orang mukmin tau aka aka nada hari kemudian akan membuat dia ,musibah apapun yang datang padanya ,dai akan bilang ,”ini kehidupan dunia …toh, juga saya akan mendapatkan pahala sabarnya di akhirat , toh nanti kita akan membersihkan dosa dengan musiabah ini .” Mudah gak dia melalui musibah nya ?”.” jawab : akan mudah hanyakarena masalah nya satu . dia yakin aka nada hari kemudian , dia kalau ditipu orang ada orang yang berbuat dzalim kepada dia dia sangat tau dia beriman ,ada hari kemudian ,ada hisab disana , tidak ada orang yang berbuat dzalim kepada diri kita , kecuali kita akan mengambil hak kita demi allah dimahkamah nya allah hari kiamat tidak ada sekecil apapun .

Dalam tafsir ayat QS Al- zalzalah ,ayat 7-8 : “ siapa yang berbuat kebaikan sebesar biji sawi ,dia akan lihat hari kiamat “.  Kata ulama,  dihadirkan di depanya tempat dia lakukan pada saat itu jenis pekerjaanya , waktunya,seperti dia melihat cuplikan film yang dia lihat ,bagaimana dia melakukan nya dan dia ingat.  “Dan siapa yang berbuat keburukan sekecil biji sawi pun dia akan lihat pada hari kiamat “ ,tempatnya,kapan dia melakukan .siapa yang sedang ia jahati dan seterusnya akan diperlihatkan pada hari kiamat ,tidak ada sesuatu yang hilang .

Hadist nabi yang mahsyuryang diriwayatkan Bukhari , yang artinya :”bahwasanya apakah kalian apakah kalian tau siapa yang bangkrut ?” . “ maka para sahabat mengatakan , yaa Rasulullah ,orang yang bisnis ,bangkrut. Hilanh dinar dan dirhamnya …kata Nabi SWA, bukan itu kecil Cuma dinar dan dirhamnya yang habis ,rupiahnya yang habis ,tokonya bangkrut , itu kecil gak ada masalh sebenarnya ..tapi orang yang bangkrut yang sebenarnya adalah Orang yang datang pada hari kiamat membawa pahala shalat ,puasa,haji,shadaqah dengan lengkap banyak sekali  , tapi dari sisi lain pernah mencaci orang yang ini ,pernah memukul orang yang itu,pernah mengambil hak orang lain dan tidak minta maaf ,tidak mengembalikan hakhak itu di dunia maka mereka akan datang pada hari kiamat di mahkamahnya allah menuntut , “ ya allah orang ini mendzalimi saya ,orang ini telah memukul saya, pernah  ghibah saya ,pernah fitnah saya ,pernah mengambil sepotong setengah tanah saya dan seterusnya , lalu diambilah pahala dia  dibagi bagikan kepada orang –orang yang sedang menuntut , kalupun sudah habis pahalanya dan masih banyak  yang datang menuntut , ditimpakan kepada dia kata Nabi SWA diambil dosa-dosa nya orang yang nenuntut ,ditimpakan kepada dia maka jadilah dia orang yang bangkrut sebenarnya , pahalanya semua habis ,ditambah lagi ditimpakan kepadanya dosa-dosa orang yang menuntut yang akn menyebabkan dia menanggung hukumanya .

Kalau orag beriman membaca hadist ini kira kira yang membuat hawatir kalau dia terdzakimi di dunia ? gak ada sesuatu . Kalau kita tidak bisa mengambil hak kita didunia ,kita akan pamen dalam bentuk pahala pada hari kiamat . akan melahirkan ketenangan jiwa kita akan tenang , tidak ada yang hilang tidak akan selamat pada hari kiamat . Allah SWT akan datang dan menghakimi semua hambanya sampai kata nabi saw di dalam hadist yang shahih “ kalian akan berbicara dengan tuhan kalian tanpa ada penerjemah diantara kalian pada hari kiamat dan allah akan menghakimi hamba-hambanya pada hari itu “ . Beriman pada hari kamat ,hari kemuadian akan memberikan ketenangan jiwapada diri seorag mukmin .