KPU Depok Gelar Bimtek Pemuktahiran Data Jelang Pilgub Jabar

Posted on 1,583 views

DepokNews- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Depok, menggelar bimbingan teknis (bimtek) terkait Pemutakhiran Data dan Penyusunan Daftar Pemilih untuk Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Jawa Barat Tahun 2018. Kegiatan yang berlangsung di Hotel Bumi Wiyata tersebut, dihadiri oleh seluruh Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) serta anggota PPK yang membidangi data pemilih.

Komisioner KPU Kota Depok, Nana Shobarna mengatakan, bintek tersebut dilakukan berdasarkan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Republik Indonesia (RI) Nomor 2 Tahun 2017 tentang Pemutakhiran Data dan Pengisian Penyusunan Daftar Pemilih Dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil, Wali Kota dan Wakil Wali Kota. Melalui kegiatan ini, KPU Depok menyampaikan mengenai sejumlah persiapan teknis yang dilakukan untuk tahap pemutakhiran data.

“Kegiatan bintek ini digelar untuk melakukan berbagai persiapan yang dinilai perlu dalam memantapkan serta membekali anggota PPK dalam proses pemutakhiran data,” kata Nana.

Lebih lanjut, dirinya menuturkan melalui bintek tersebut, KPU Depok juga menjelaskan mengenai tugas dan tanggung jawab PPK terkait pemutakhiran data pemilih. Menurut Nana, pemahaman PPK terhadap setiap materi yang disampaikan dalam bintek sangat menentukan dalam keberhasilan pelaksanaan Pilgub Jawa Barat Tahun 2018 di Kota Depok.

“Bintek pemutakhiran data pemilih ini adalah tahap dasar bagi PPK untuk melakukan pemutakhiran data dalam Pilgub Jabar 2018. Hal ini merupakan tolok ukur apakah pelaksanaan Pilgub nantinya  berjalan sukses,” tuturnya.

Nana menambahkan, nantinya setiap ketua dan anggota PPK yang hadir dalam bintek akan menggelar hal serupa kepada anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) di tingkat kelurahan. Karena itu, dirinya berharap setiap peserta bintek dapat menerima setiap materi yang disampaikan dengan baik.

“PPK juga akan melakukan bintek yang sama kepada PPS untuk membangun kesepahaman dalam tugas pemutakhiran data pemilih,” pungkasnya.(mia)