Deklarasi damai (Foto: Mia Nala Dini-DepokNews)

DepokNews- Guna menghemat anggaran deklarasi kampanye pemilu damai, KPU RI tidak melaksanakan arak-arakkan, seperti tahun sebelumnya. Hal tersebut juga dilakukan KPU Depok, dengan membaca deklarasi damai bersama 16 parpol Depok, di Aula Perpustakaan Balkot Depok, Minggu (23/9/2019).

“Dulu arak-arakan keliling Depok, memperkenalkan parpol ada berapa. Sekarang KPU RI tidak merangcang, karena efisiensi anggaran juga, dialihkan karena membiyai APK yang diberikan ke parpol untuk pemilu dan pileg nanti,” jelas Ketua KPU Kota Depok Titik Nurhayati.

Titik melanjutkan, untuk calon anggota DPRD Jawa Barat ada 49 orang. 16 parpol denganĀ 660 bacalegnya, serta dua pasang calon untuk Pilpres.

“Kalau per-parpol akan difasilitasi maksimal 10 baliho, tapi melihat kemampuan dari APBN terlebih dulu. Untuk capres akan ada 10 baliho. Parpol sendiri masih bisa buat lagi perkelurahan, bisa lima baliho di titik yang diperkenankan,” terang Titik.
Untuk pemasangan baliho pun, kata Titik tidak boleh ditempat yang dilarang. Seperti tempat ibadah, pendidikan, dan fasilitas umum.
“Saya rasa semua parpol tahu titik mana yang boleh atau tidak, jadi jangan melanggar,” tutupnya.(mia)