DepokNews – Wakil Calon Walikota Depok nomor urut 2, Ir. Imam Budi Hartono menemui warga Kelurahan Bojong Pondok Terong, Kecamatan Cipayung jumat (9/10/2020). Turut hadir lebih dari 40 orang perwakilan dari tokoh agama, tokoh masyarakat, dan ibu-ibu setempat.

Pada kesempatan tersebut Imam memaparkan visi Kota Depok yang Maju, Berbudaya dan Sejahtera. Imam juga sekaligus memaparkan mengenai rencana pembangunan alun-alun dan hutan kota di bagian barat Kota Depok dalam rangka upaya untuk memberikan wadah aktualisasi seni budaya di kota Depok. “Pemkot Depok sudah menyediakan fasilitas berupa panggung seni untuk mewadahi pementasan seni masyarakat Kota Depok di Alun-Alun bagian barat Depok di Wilayah GDC. Jika mendapatkan amanah kembali, Idris Imam komit untuk membangun kembali alun-alun serupa di bagian barat Kota Depok”, ujar Imam.

Imam menambahkan, “Saya menyukai seni, dan oleh karena itu saya rasa penting kota Depok dibangun dengan mamperhatikan aktualisasi warga di bidang seni, khususnya seni budaya bangsa” jelas Imam.

Imam menjelaskan bahwa hobinya di dunia seni, disalurkan melalui menciptakan lagu, Imam menceritakan lebih dari 20 lagu ia ciptakan sebagai ekspresi seni, pada kesempatan itu, Imam bahkan membawakan sebuah lagu ciptaan dirinya yang berjudul Ibuku Pahlawanku. Imam menjelaskan “lagu ini saya tulis untuk mengingatkan saya pada cinta dan kebaikan Ibu saya. Lagu ini juga saya persembahkan kepada semua kaum Ibu yang telah mendidik, membesarkan dan mendukung anak-anaknya, hingga menjadi seorang anak yang berbakti serta bermanfaat bagi orang banyak.” ucap Imam.

Dalam salah satu elemen Visi yang disampaikan oleh Pasangan Idris Imam adalah Maju Berbudaya Sejahtera. Berbudaya ini kemudian diturunkan kedalam Misi “Mewujudkan masyarakat yang religius dan berbudaya berbasis kebhinekaan dan ketahanan keluarga” Imam menjelaskan “Ekspresi seni di Kota Depok akan kita wadahi dan fasilitasi dengan alun-alun di wilayah Barat, sehingga nilai-nilai budaya dari berbagai suku bangsa dapat diperkenalkan sebagai wujud kebhinekaan dan kebergaman warga” ujar Imam.

Imam menambahkan “Selain menggagas masyarakat yang berbudaya kami mengangkat gagasan masyarakat religius, tentunya kita berharap norma agama dapat menjadi pedoman dalam kehidupan dan bermasyarakat, sehingga dapat tercipta kerukunan dan toleransi dalam kebhinekaan kita” tutup Imam.