Rapat Komisi A DPRD Depok (Istimewa)
DepokNews- Pemkot Depok sudah tiga tahun terkena moratorium dengan tidak membuka lowongan CPNS. Karenanya, dalam rapat kerja bersama OPD terkait, Komisi A DPRD Kota Depok menginginkan di 2018 adanya penerimaan CPNS.
Seperti yang dikatakan Anggota Komisi A DPRD Kota Depok, Qurtifa
Wijaya, dalam Raker bersama Dinas Penanaman Modal dan Perijinan
Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP),  Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Inspektorat dan Sekretariat Daerah, pihaknya membahas rencana kerja OPD Leading Sector Komisi A.
“Pertama kita mengevaluasi kinerja OPD di tahun 2017. Selanjutnya meminta penjelasan rencana program dan kegiatan yang akan dilaksanakan di tahun 2018,” tutur Qurtifa.
Terkait BPSDM, lanjut politisi partai berlambang bulan sabit kembar
ini, kota Depok masih kekurangan jumlah ASN. Sebab, setiap tahunnya banyak ASN yang pensiun, sementara belum ada penerimaan CPNS baru.
“Kami berharap tahun ini pusat membuka penerimaan CPNS,” harapnya.
Terlebih, sambung Qurtifa, Kota Depok sudah tiga tahun terkena moratorium untuk tidak melakukan penerimaan CPNS. Padahal, tiap tahunnya ASN di Depok selalu berkurang, baik dari pensiun maupun yang mengajukan mutasi ke daerah lain.
“Jumlahnya semakin berkurang. Jika terus berkurang, nanti bagaimana memberikan pelayanan prima untuk masyarakat. Ini kan bisa jadi tidak ideal antara komposisi ASN dengan masyarakat yang dilayani,” papar Qurtifa.
Tentunya, dalam pembahasan di Raker Komisi A DPRD Kota Depok ini dapat menjadi bahan dan sebagai persiapan BKPSDM, lantaran DPRD Kota Depok sudah menanggarkan kegiatan ini dengan nilai Rp1,2 milyar.
“Ini untuk seleksi pengadaan ASN dengan jumlah pelamar CPNS sebanyak
3.000 orang,” terangnya.
Lantaran dari pusat tidak kunjung membuka penerimaan CPNS untuk Kota Depok, jadi anggaran yang sudah dimasukan tidak terserap dan menjadi silpa.
“Tahun lalu juga sudah dianggarkan. Ini sudah dianggarkan dari tahun lalu dan tahun ini juga. Saya berharap Pemkot Depok dapat melobi pemerintah pusat untuk segera menerima CPNS, karena kebutuhan ASN kita masih jauh dari ideal,” tandasnya.(mia)