Pengadaan spanduk dan brosur untuk UMKM Sambal Pare " RUDALKU" by Kedai Nyot Nyot

DepokNews–Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) menjadi salah satu sektor yang paling terdampak pandemi Covid-19 yang menimpa negeri ini sejak awal tahun lalu. Perubahan perilaku belanja masyarakat membuat UMKM harus beradaptasi agar tetap bisa bertahan. Tidak sedikit UMKM yang memutuskan untuk mengurangi jumlah barang, mengurangi karyawan dan bahkan menutup usahanya.  Salah satu cara UMKM untuk beradaptasi adalah dengan mengubah bentuk usaha. Usaha makanan frozen, kue dan kuliner praktis lainnya menjadi pilihan yang lebih realistis.

Pengambilan foto produk UMKM Dapur Keluarga Depok

Universitas Gunadarma turut hadir membantu para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di wilayah Kota Depok dalam bentuk Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) melalui Kegiatan Pendampingan Pemenuhan Kebutuhan UMKM. Universitas Gundarma melalui Tax Center, bekerjasama dengan KPP Pratama Depok Cimanggis melakukan pengabdian masyarakat dalam bidang Pemasaran, Manajemen dan Akuntansi. Adapun bentuk pendampingan untuk kebutuhan Pemasaran adalah pembuatan website untuk UMKM Langgeng (Ayoedya), UMKM Refina Collection dan UMKM Dapur Keluarga Depok,  pengambilan foto dan video produk, pembuatan spanduk dan brosur, pembuatan logo dan branding produk, dan lain-lain. Bentuk pendampingan lainnya adalah pembuatan laporan keuangan, pembuatan laporan pajak, serta konsultasi penjualan. Selain itu, kegiatan ini juga membuat Instagram Belilo, sebagai wadah pemasaran online UMKM binaan yang sekaligus memberikan konten edukasi terkait pemasaran online.

Kegiatan ini dimulai pada bulan Oktober 2020 hingga Januari 2021 yang diawali dengan temu online antara Tax Center Universitas Gunadarma, dosen pendamping dan pemilik UMKM untuk mendengarkan langsung masalah dan keluhan apa yang tengah dihadapi UMKM pada situasi pandemi ini dan bagaimana harapan mereka terhadap kegiatan ini. Sebagian besar UMKM yang hadir menyatakan kesulitan mereka dalam hal pemasaran. Sebut saja Dapur Geulis, usaha kuliner rica-rica bebek ini dilakoni pemiliknya karena usaha konveksinya terhenti akibat tidak adanya orderan. Bilava Food adalah usaha produk frozen dan mie ayam, pemiliknya beralih ke usaha makanan ini karena usaha jahitnya menurun. Ada Ayoedya yang bergerak di bidang usaha makanan dan minuman, usaha produk olahan lemonnya terhambat sejak adanya pandemi. UMKM lainnya adalah Veza, Juguran Cafe, Sambal Pare ” RUDALKU” by Kedai Nyot Nyot, Enofa, Dapur Keluarga Depok, Kripik Pisang Bagas, Sanggam Karya Gemilang, Refina Collection, dan Riskiping.

Untuk itu, kegiatan pendampingan UMKM periode pertama ini memfokuskan pada bantuan pemasaran, khususnya pemasaran online, seperti pembuatan website UMKM dan Instagram Belilo yang didalamnya disisipkan informasi mengenai pajak. Namun, tetap memberikan bentuk pendampingan lainnya yang menyesuaikan pada kebutuhan UMKM. Diharapkan dengan adanya kegiatan ini, akan dapat meningkatkan kuantitas penjualan dan kualitas usaha UMKM di wilayah Kota Depok yang terkena dampak pandemi Covid-19.

Kegiatan pendampingan UMKM periode pertama ini telah berjalan dengan baik dengan melibatkan sebanyak 30 dosen pendamping dari jurusan Akuntansi, Manajemen dan Teknik Informatika serta beberapa Mahasiswa Universitas Gunadarma. UMKM binaan yang mendapatkan pendampingan sebanyak 12 UMKM dari berbagai bidang lini usaha. Dari 12 UMKM ini sebanyak 10 UMKM diantaranya bergerak di bidang usaha makanan dan minuman, sedangkan 2 lainnya di bidang jasa jahit dan kerajinan tangan.

Agar lebih banyak lagi UMKM yang dapat terbantu, kegiatan pendampingan UMKM ini akan dilakukan secara berkala sebanyak 3 periode per tahunnya. Kedepannya kegiatan ini juga akan melibatkan lebih banyak mahasiswa magang, agar mahasiswa dapat belajar dari UMKM dan membuat suatu proyek sebagai tugas akhirnya.

Sesuai dengan visi misinya untuk Menjadi Tax Center Terbaik. Tax Center Universitas Gunadarma berkomitmen dalam mewujudkan masyarakat yang sadar dan peduli pajak dengan menjadi role model bagi Tax Center lainnya. Berbagai kegiatan telah diadakan, seperti seminar, kursus, penelitian, dan sosialisasi program pemerintah sector perpajakan kepada masyarakat. Tax Center Universitas Gunadarma telah banyak memberi kesempatan kepada mahasiswa sebagai Asisten maupun Relawan Pajak dan dalam kegiatan pendampingan UMKM ini dengan menjadi mahasiswa magang. Kegiatan pendampingan UMKM ini juga menjadi wadah bagi dosen untuk memenuhi amanah pengabdian kepada masyarakat dalam rangka menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Dan pada akhirnya, semoga kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi Universitas Gunadarma kepada masyarakat.