DepokNews – Jajaran Kodim 0508/Depok dan Polres Metro Depok menggelar salat gaib untuk seluruh awak kapal KRI Nanggala 402 yang gugur pada Minggu (25/4).

KRI Nanggala 402 disebut tenggelam di Laut Bali dan dinyatakan sebagai On Eternal Patrol atau patroli abadi. Salat gaib dilakukan serentak di seluruh jajaran Koramil dan Polsek yang ada di seluruh wilayah hukum Kota Depok.

“Semua koramil kerja sama dengan polsek, kami semua serentak melakukan hal ini (salat gaib) bersamaan pada jam yang sama, hari ini di seluruh polsek dan koramil di wilayah hukum Depok dan Kodim 0508/Depok,” kata Dandim 0508/Depok Kolonel Agus Isrok Mikraj usai salat gaib di Masjid Al Ikhlas Polrestro Depok, didampingi Kapolrestro Depok Kombes Pol Imran Edwin Siregar, Senin (26/4/2021).

Dikatakannya bahwa salat gaib ini merupakan inisiasi bersama antara Polrestro Depok dengan Kodim 0508/Depok. Hal ini juga sesuai dengan instruksi pemerintah pusat untuk menggelar salat gaib untuk mendoakan 53 Patriot KRI Nanggala 402 yang menjadi pengawal kedaulatan NKRI.

“Ini adalah inisiasi bersama antara Polres dan Kodim 0508/Depok. Kebetulan juga sesuai bisa dengan arahan pemerintah pusat adalah bagian kami bersimpati dan empati kepada seluruh awak patriot KRI Nanggala 402 yang telah gugur mendahului kami semua sebagai penjaga kedaulatan bangsa,” tukasnya.

Doa yang dipanjatkan agar seluruh patriot yang gugur diberikan tempat terbaik di sisi-Nya. Doa juga diberikan kepada keluarga yang ditinggalkan agar diberi ketabahan.

“Harapannya agar para patriot yang gugur mendapatkan tempat tertinggi di sisi-Nya dan keluarga yang ditinggalkan dapat menerima cobaan ini dengan tabah dan kuat,” tukasnya.

Diketahui bahwa KRI Nanggala 402 hilang kontak di perairan sekitar 60 mil atau sekitar 97 kilometer utara Pulau Bali. Kapal selam yang membawa 53 awak kapal itu dilaporkan hilang kontak pada pukul 03.00 WIB.

Kapal selam type 209/1300 itu sedianya akan mendukung angkatan perang TNI Angkatan Laut dalam latihan serta uji coba rudal yang sedianya digelar di Laut Bali yang rencananya akan dihadiri oleh Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kasal Laksamana TNI Yudo Margono.