DepokNews–Ketua Yayasan Terang Anak Indonesia (Yateri) Susan Siregar mengingatkan anak-anak lebih berhati-hati menggunakan gadget.

“RS jiwa di Jawa barat dipenuhi anak sakit jiwa akibat gadged, mata keluarkan darah sudah ada,” kata Susan dalam acara dialog interaktif “Makna hari Pahlawan Bagi Kaum Milineal yang diselenggarakan oleh perumahan Bella Casa RW 08 bekerjasama dengan Sekolah Stratejik dan Global Universitas Indonesia, Minggu (24/11/19).

Lebih lanjut, Susan menyampaikan gadget juga akan mengeluarkan informasi seperti tsunami masuk ke anak.

“Arus informasi di gadget seperti tsunami, tidak akan berhenti menghempas kan informasi, tidak peduli dewasa, anak-anak, semua bisa mengakses,” ujarnya.

Oleh karena itu, Susan mengajak anak-anak agar bisa meminimalisasi penggunaan gadget.

“Gadget juga dapat menyebabkan minat baca menurun, kegiatan bermain tradisional dan olahraga menurun,” katanya.

Bicara game, Susan menjelaskan game yang disuguhkan kepada anak jaman sekarang sangat berbeda dengan game jaman dulu

“Jaman dulu game bisa menimbulkan kritis, tapi sekarang game menggiring anak ke sikap autis, gadget secara tidak langsung menjerumuskan anak-anak,” pungkasnya.