DepokNews – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Depok mengelar rapat kerja daerah (Rakerda) pada Minggu (23/5/2021).

Dalam rakerda tersebut menghasilkan enam poin rekomendasi salah satunya membangun SDM berkualitas dengan menyelenggarakan sekolah kepemimpinan PKS.

Ketua DPD PKS Depok, Imam Budi Hartono mengatakan sekolah kepemimpinan tersebut terbuka bagi warga negara Indonesia atau Kota Depok yang mau menjadi bagian dari PKS.

“Tidak ada batasan bahkan non muslim pun kami terbuka asalkan mau mengikuti. Persyaratan yang kami tetapkan adalah warga negara Indonesia,”katanya.

Sejauh ini kata Imam belum ada warga yang non Islam yang mengikuti proses. Namun bukan berarti PKS menutup ruang bagi yang berbeda keyakinan.

“Intinya PKS terbuka bagi siapapun yang mau bergabung dan saya berharap adanya sekolah kepemimpinan PKS ini akan melahirkan calon -calon pemimpin untuk Depok, Provinsi Jawa Barat, dan nasional, “katanya.

Ia menyebutkan enam poin rekomendasi yaitu yang pertama mengamanahkan kepada Fraksi PKS DPRD Depok untuk mengawal pemerintah kota Depok melaksanakan janji-janji kampanye dalam rangka mensejahterakan warga menuju Depok yang maju, berbudaya, dan sejahtera.

Lalu kedua, meminta DPD, DPC, DPRa, dan seluruh kader PKS menjadi pelopor dalam melayani dan mengadvokasi aspirasi rakyat, menjaga keutuhan NKRI, Pancasila, UUD 1945, dan Bhineka Tunggal Ika.

“Lalu ketiga berkolaborasi dengan semua komponen masyarakat kota Depok bahu-membahu bergotong royong untuk mengurangi dampak pandemik COVID-19 di semua sektor kehidupan terutama di bidang kesehatan, pendidikan, dan perekonomian, ” papar Imam.

Selain itu juga, di dalam rekomendasi hasil rakerda DPD PKS juga ada target merekrut anggota PKS yang baru.

Dan meningkatkan suara PKS pada pemilihan umum dan pemilihan kepala daerah tahun 2024.

“Minimal dua kali lipat raihan Pemilu sebelumnya, ” ucap pria yang akrab disapa IBH.

Selanjutnya, Imam mengatakan, poin rekomendasi ke lima mendukung dan mendorong pengurus keutamaan pemuda dan perempuan untuk meningkatkan pembangunan di Kota Depok yang kolaboratif dan partisipatif.