depokNews–Depok, 02 Oktober 2020 – Dewan Pengurus Daerah (DPD) PKS Kota Depok mendukung janji Kampanye Idris-Imam untuk meningkatkan insentif bagi tokoh agama dan pembimbing Rohani dari seluruh Agama di Kota Depok. Ketua DPD PKS Kota Depok, Mohammad Hafid Nasir menjelaskan bahwa di tengah situasi pandemi seperti sekarang ini, tokoh agama secara langsung juga terdampak. Pasalnya, kebijakan PSBB yang diterapkan pemerintah tentu berpengaruh pada berkurangnya intensitas aktifitas keagamaan baik di rumah ibadah ataupun dalam kegiatan sosial masyarakat.

Hafid menjelaskan, “DPD PKS punya kekhawatiran tersendiri melihat kondisi saat ini, khususnya kepada para Ustadz, guru agama, dan guru pengajian lekar, yang tidak bisa mengajar seperti biasa dan memberikan pencerahan bagi umat karena pembatasan sosial, terlebih tidak semua pembimbing rohani bisa menyesuaikan diri dengan platform pertemuan online, sehingga saya rasa penting, kedepan pemerintah harus memberikan perhatian serius bagi tokoh agama dan para pembimbing rohani” ujar Hafid dalam keterangan persnya pada wartawan Jum’at (2/10/2020)

Hafid juga menyampaikan dirinya yakin Idris-Imam punya keberpihakan yang jelas dalam mensejahterakan pembimbing rohani di kota Depok. “saya rasa Idris-Imam punya keresahan yang sama, sehingga salah satu komitmen penting dalam janji kampanyenya adalah meningkatkan insentif pembimbing rohani, terlebih Idris juga kita kenal sebagai tokoh non partai yang concern pada pembinaan keagamaan umat, beliau juga seorang pengajar, sehingga saya yakin beliau mengerti betul masalah kesejahteraan pembimbing rohani di kota Depok” ucap Hafid.

Hafid Nasir menilai saat ini diperlukan stimulus dari Pemerintah kota Depok untuk kesejahteraan pada pembimbing rohani, karena Pembimbing rohani juga berperan penting dalam mensosialisasikan gerakan pencegahan guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19. “Para tokoh Agama di kota Depok, memegang peranan sangat penting, selain pembimbing keagaaman, pemberi motivasi umat, para pembimbing rohani juga berperan signifikan dalam mensosialisasikan bahaya covid-19 dan menjadi tauladan di tengah-tengah masyarakat, oleh karena itu saya menilai penting pemerintah Depok hadir meningkatkan kesejahteraan bagi pembimbing Rohani” ujar Hafid.

Di bawah 4 tahun kepemimpinan Mohammad Idris sebagai Wali Kota Depok tercatat lebih 820 pembimbing rohani dari semua agama mendapatkan bantuan dari pemerintah Depok dengan total insentif yang diberikan sebesar 1,2 juta perorang. Komitmen ini akan dilanjutkan dan ditingkatkan dalam periode selanjutnya jika Idris-Imam terpilih kembali pilkada 2020 ini. Hafid menjelaskan, “selama ini pemerintah Depok sudah terbukti punya keberpihakan yang jelas pada pembimbing Rohani, Insya Allah dengan dukungan masyarakat Depok, kami mendorong Idris-Imam meningkatkan insentif pembimbing rohani, bukan saja dari besaran jumlah yang dapat disalurkan namun juga jumlah penerima manfaat yang mendapatkan insentif,” tutup Hafid.