Siswa saat merancang robot (Foto: Mia Nala Dini-DepokNews)

DepokNews- Kompetisi Robotik Madrasah Tingkat Nasional yang di gelar Ditjen Pendidikan Islam Kementrian Agama RI, diikuti ratusan pelajar, di Depok Town Square, Minggu (4/11/2018).

Kompetisi ini sebagai wadah kemampuan siswa di bidang robotik. Diikuti sebanyak 182 tim dari jenjang Madrasah Ibtidaiyah, Madrasah Tsanawiyah, dan Madrasah Aliyah se-Indonesia.

Dirjen Pendidikan Islam, Kamarudin Amin mengatakan, kompetisi yang diadakan setiap tahun sejak 2015 ini merupakan bentuk dukungan dari Kemenag RI untuk meningkatkan potensi siswa. Terutama di bidang teknologi.

“Kompetisi ini juga sebagai bentuk respon kami terkait isu yang sedang berkembang di bidang teknologi. Serta menunjukkan bahwa madrasah juga melek teknologi terutama di teknologi robotik,” jelas Kamarudin.

Kompetisi Robotik Madrasah tahun ini mengangkat tema Robot Rescue: Robot Mitigasi Bencana. Dengan melihat ke situasi yang terjadi belakangan ini di Indonesia. Bahwa tengah dilanda bencana, seperti gempa bumi, tsunami, banjir, kebakaran, dan lain sebagainya.

“Kami ingin anak-anak memiliki kreativitas di bidang robotik untuk turut berkontribusi memikirkan pencegahan dan penganggulangan bencana melalui kompetisi ini,” tuturnya.

Terdapat dua kategori dalam Kompetisi Robotik Madrasah 2018, di antaranya kategori Rancang Bangun Mesin Otomatis Bencana, untuk seluruh jenjang pendidikan. Serta kategori Rescue Robot Mobile, untuk jenjang MTs dan MA.

Dia berharap, kompetisi ini tidak hanya dilakukan langsung ke Tingkat Nasional melainkan melalui Tingkat Kota lalu Tingkat Provinsi. Supaya peserta yang mengikuti di Nasional merupakan bibit yang dapat diorbitkan pada kompetisi Internasional.

“Kemenag RI semaksimal mungkin untuk membina siswa yang memiliki bakat. Begitupula yang ikut lomba di taraf Internasional kita fasilitasi. Kompetisi robotik ini akan terus dilaksanakan setiap tahunnya,” tandasnya.(mia)