DepokNews– Kepala Biro Umum Kementerian Agama Republik Indonesia, Syafrizal mengungkapkan bahwa Museum Rasulullah akan dibangun di Kampus UIII tepatnya di jalan Juanda dengan perkiraan lahan seluas 5 hektar.

“Perencanaan sedang berjalan dan dibantu pemerintah Arab dan arsitekturnya dari kita. Untuk target 2024 Insa Allah selesai,”ujarnya.

Selain itu progres pembangunan kampus UIII hingga saat ini berjalan cukup maskimal. Namun masih terkendala pembebasan lahan

“Inikan multi yers pembangunan ini Jadi pembangunan dari tahun 2019, 2020, 2021, 2022 terkahir 2024 karena multi yers. Perkejaan yang lebih dari satu tahun. Tapi karena pembebasan lahan tahap awal terjadi kemunduran sekitar 10 bulan,”ujarnya.

“karena multi yers hanya mengadendum kontrak dari 15 bulan menjadi 25 bulan. Bulan pertama nggak ke pake karena bebasin lahan,”ujarnya.

Ia juga mengungkapkan dalam pembebasan lahan banyak masyarakat yang menguasai lahan mengaku verponding. Padahal tanah tersebut merupakan milik negara dan Kemenag punya sertifikat yang jelas.

” Kami sudah pegang sertifikat 142 hektar lebih. Dan masyarakat yang mendiami lahan ini total 1000 KK. Namun kemarin baru bebasin 300 KK dan masih ada 700 KK,”ujarnya .

Selanjutnya untuk tahap satu dimulai dari pembangunan gedung rektorat fakultas, asrama dan rumah profesor. Setelah itu akan dibangun infrastruktur jalan, drainase, dan jaringan.

” Saat ini sedang berjalan sekarang 2020 dan presiden juga sudah perintahkan Kementerian PUPR bangun asrama putri, Masjid dan Perpustakaan dengan anggaran dari Kementerian PUPR,”ujarnya.

Ditambahkan Syafrijal untuk anggaran tahap pertama pembangunan sebesar Rp 650 miliar dan ditambah 400 milliar lebih.

“Kurang lebih 1 triliun anggaran awal pembangunan. Sementara tahap kedua nanti yaitu tambahan tujuh fakultas dan saat ini yang baru dibangun 1, nanti akan bangunan 6 fakultas dan sarana olahraga, museum, dan fasilitas Umum serta danau,”tuturnya.