Salah satu korban tewas usai diduga meminum miraa oplosan

Kembali Terjadi Dua Warga Tewas Usai Konsumsi Miras

Posted on 1,653 views

DepokNews–Dua warga di RW 18 Kelurahan Pancoran Mas, Kecamatan Beji Kota Depok tewas diduga usai mengkonsumsi minuman keras jenis gingseng pada Selasa (3/4) malam.

Dua warga yang tewas diduga usai nenggak miras merk ginseng oplosan yakni Agus Apuh, 49 tahun dan Darmawan Kusumah alias Wawan, 35 tahun.

Keduanya diketahui meninggal dunia diduga setelah menenggak minuman bersama kedua teman lainnya yakni Deka dan Papih Bongkeng.

Sementara Deka diketahui masih dirawat di RS Harapan di Kecamatan Pancoran Mas dan Papih Bongkeng masih dalam keadaan sehat.

Kakak Agus, Hasanah, 50 tahun, mengatakan, Agus menunjukkan gejala tidak bagus setelah pulang kerumahnya pada Selasa (3/4).

“Pulang sih dia nggak ada yang aneh, tiba-tiba minggu siang ngeluh mulai,  dia  bilang sakit kepala dan perut meras mual” katanya pada Rabu (4/4).

Keluhan Agus rupanya tidak hanya sekali hingga akhirnya keluarga membawanya ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

“Kami bawa Agus ke Rumah Sakit Harapan Selasa (2/4) malam sekitar hingga akhirnya meninggal hari ini,” katanya.

Korban lainnya Darmawan Kusuma atau Wawan warga di RT04 RW08, Kampung Baru, Kelurahan Pancoran Mas, Kecamatan Pancoran Mas.

Wawan tewas pada juga pada Selasa (3/4) malam diduga usai menenggak miras yang dibeli dari toko jamu di wilayah Jembatan Serong, Kecamatan Cipayung.

Ibu Wawan, Nop Jubaedah,  mengatakan Wawan yang merupakan anak bontot atau terakhir sebelum meninggal dunia sempat mengeluhkan kepala pusing dan perut mual.

“Kepada kami Wawan katakan Umi kok pala wawan sakit, perut sakit, yang
dibareng dengan batuk dan muntah-muntah”katanya.

Dengan keluhan Wawan dibawa dia ke RS Harapan dan di rujuk ke RS Hermina dan meninggal dunia.

Nop Jubaedah mengaku, sebelum menandakan gejala tersebut sang anak meminta uang sebesar Rp25.000, tapi tak disebutkan maksud meminta uang tersebut.

“Saya bilang buat apa nak, umi cuma punya Rp12.000,” katanya.

Namun sang anak tetap memaksa, akhirnya sang ibu mencari tambahan uang,

“Demi anak ya, akhirnya dapet tuh, saya kasih dan dia langsung pergi, itu pas hari sabtu,” katanya.

“Saya sering bilangin, jangan begadang melulu, dia sering sekali, kadang pulang sudah bau minuman,” katanya.

Keduanya dimakamkan di TPU Pancoranmas sekitar pukul 11.00 WIB.

Sebelumnya diberitakan, ada enam orang yang meninggal akibat minuman keras yang dibeli dari sebuah ruko dibilangan Akses UI, RT 2 RW 1, Kelurahan Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Antara lain Achmad Mujofar, Andri, Ani, Imron Saldi, Hariyandi, dan M. Sidik.

Selain orang tewas, hingga saat ini masih ada 14 warga depok lainnya yang masih dirawat intensif di beberapa Rumah Sakit yang tersebar di Kota Depok.