Lurah Jatimulya, Epi Ardini saat menyerahkan secara simbolis santunan kepada anak yatim piatu dan dhuafa di RT 02 RW 04, Kamis (19/08/21). (Foto: JD 05/Diskominfo).

DepokNews – Aparatur Kelurahan Jatimulya bersama warga, menggelar santunan kepada anak yatim piatu dan duafa. Hal tersebut dilakukan sebagai bagian dari peringatan 10 Muharam 1443 Hijriah.

“Biasanya kami adakah gebyar di outdoor dengan mendatangkan penceramah dan diisi kegiatan beragam. Tapi karena saat ini masih dalam masa pandemi, kita peringanti dengan memberikan santunan saja,” kata Epi Ardini, Kamis (19/08/21).

Dia memberikan mengapresiasi atas dukungan masyarakat yang tetap konsisten menyantuni anak yatim piatu dan duafa di wilayahnya. Meski pandemi Covid-19, namun tidak menyurutkan niat dan semangat para warga dan donator untuk berbagi.

“Mudah-mudahan uang santunan yang diberikan ini bermanfaat untuk keperluan sekolah dan kehidupan sehari-hari,” ucapnya.

Di tempat yang sama, Ketua Panitia 10 Muharam 1443 Hijriah tingkat Kelurahan Jatimulya, Adi Sugandi menjelaskan, terdapat 194 anak yatim piatu mendapatkan santunan sebesar Rp 450 ribu per orang. Sementara santunan untuk duafa diberikan kepada 272 orang, dengan nominal 150 ribu per orang.

Adi menambahkan, para donatur berasal dari berbagai lapisan masyarakat, termasuk Majelis Taklim. Total donasi yang terkumpul sekitar Rp 131 juta.

 “Alhamdulillah, donasi tahun ini terkumpul lebih banyak dari tahun lalu. Kami berharap kelak di usia dewasa, anak-anak ini mampu menyantuni anak yatim dan duafa,” pungkasnya.

Sumber : depok.go.id