DepokNews- Bagi warga yang hendak keluar kota menjalani rapid tes antigen. Tak terkecuali warga yang keluar kota melalui Terminal Jatijajar Depok.

Hal itu bertujuan untuk menekan penyebaran Covid-19 dimana saat ini telah memasuki masa liburan.
Kami lakukan rapid test antigen sesuai arahan Menhub melalui Ditjen Perhubungan Darat dan BPTJ.

Target pemeriksaan setiap hari sekira 50 orang sampai 8 Januari, mendatang,” kata Kepala Dinas Perhubungan Kota Depok, Dadang Wihana, Jumat (25/12).

Pihaknya berharap test ini dapat menekan jumlah penyebaran dan juga sebagai langkah antisipasi klaster baru.

“Mudah-mudahan minimal kita dapat memperoleh pemetaan kondisi penumpang terutama dari Depok yang hendak ke luar daerah,” tambahnya.

Pemeriksaan rapid test antigen ini kata Dadang dilakukan dengan acuan surat edaran Menhub. Sehingga sifatnya imbauan tidak wajib.

“Jika ada yang reaktif, maka akan dikembalikan ke tempat asalnya tidak boleh melanjutkan perjalanan untuk kemudian jalani isolasi,” paparnya.

Dikatakan Dadang, sampai saat ini belum terlihat lonjakan penumpang di Terminal Jatijajar, Depok.

“Penumpang landai tidak ada lonjakan,” tambahnya.

Ditempat yang sama, Kasat Lantas Polrestro Depok Kompol M Indra Waspada mengatakan, selain pemeriksaan rapid test antigen, pihaknya bersama Dinas Perhubungan (Dishub) juga mengontrol kelaikan bus serta kesehatan sopir.

“Kami imbau sesuai dengan kebijakan pemerintah diharapkan untuk tidak pulang kampung dulu. Malam natal juga disampaikan untuk dilakukan secara virtual. Ini demi keamanan bersama,” tandasnya.(Mia)