Aparatur Sipil Negara (Ilustrasi)
DepokNews- Setiap tahun jumlah pegawai negeri sipil (PNS) atau aparatur sipil negara (ASN) di Kota Depok, berkurang akibat banyak yang pensiun. Hal ini membuat jajaran Pemkot setempat melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) setempat mengajukan penambahan ke pemerintah pusat.
Kepala BKPSDM Kota Depok, Supian Suri mengatakan pihaknya sudah mengajukan sejak setahun lalu penambahan. Guna mengantisipasi kekurangan pegawai negeri di Kota Depok kepada Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB).
“Kami mengjukan sekitar 100 orang,” ujar Supian.
Usulan penambahan PNS atau ASN didasari dengan banyaknya pegawai yang telah measuki masa pensiun maupun pensiun sehingga beberapa tempat kerja ada kekosongan pegawai diharapkan tahun 2018 mendatang ada pembukaan lapangan pekerjaan bagi calon pegawai negeri sipil (CPNS).

Menurut dia, untuk ukuran Kota Depok sendiri dari usulan 100 orang PNS atau ASN yang diharapkan diterima menjadi CPNS tentunya untuk tenaga fungsional seperti guru dan tenaga kesehatan Sedangkan untuk kebutuhan tenaga sumber daya manusia secara keseluruhan mencapai 1.500 orang guna mengisi berbagai instansi pemerintah mulai dari tingkat kelurah, kecamatan organisasi perangkat daerah (OPD) dan lainnya.

Jika memang betul pemerintah pusat akan membuka lowongan CPNS di tahun 2018 mendatang, tambah dia, Pemkot Depok tentunya akan membatasi jumlah calon pelamar CPNS sekitar 3000 orang pelamar untuk mengisi sekitar 100 usulan CPNS tersebut.

Kemungkinan bila memang betul ada penerimaan CPNS di seluruh Indonesia kegiatan pendaftaran akan dilakukan mulai bulan Maret hingga April 2018 tapi informasi tersebut masih belum dipastikan terkait persyaratan dan djawal pembukaan penerimaan CPNS termasuk di Depok.

“Semua tergantung pemerintah pusat karena yang memiliki otoritas adalah Kemenpan RB,” tutupnya.(mia)