Manajer Pemasaran PDAM Tirta Asasta, Imas Dyah Pitaloka saat menunjukan IPA Legong di Kantor PDAM Tirta Asasta Kota Depok. (Foto : Istimewa/Diskominfo)

DepokNews — Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Asasta Depok, terus meningkatkan cakupan pelayanan air bersih kepada masyarakat. Tahun 2018 ini, sedang dilakukan pembangunan jaringan distribusi utama (JDU) di tiga wilayah strategis sesuai permintaan masyarakat.

Manajer Pemasaran PDAM Tirta Asasta, Imas Dyah Pitaloka mengatakan, target 10.008 sambungan langganan (SL) baru di 2018 harus didukung oleh ketersediaan jaringan. Untuk itu PDAM Tirta Asasta sedang membangun JDU di Bojong Sari, Tanah Baru dan Jalan Raya Margonda.

“JDU di tiga wilayah itu sedang dibangun. Jika pekerjaannya sudah siap maka selanjutnya adalah menyambung ke perumahan warga setelaj ada perjanjian kerja sama dengan pengembang perumahan,” katanya, Kamis (29/03/2018).

Imas menjelaskan, saat ini pihaknya masih sebatas melakukan survei lokasi calon pelanggan dan memberikan rencana anggaran biaya (RAB) yang harus dibayar oleh calon pelanggan. Dirinya melanjutkan, untuk sambungan langganan baru ini memang bergantung pada kesiapan JDU di tiap wilayah.

“Untuk pemasangan JDU Bojong Sari dari IPA Duren Seribu sepanjangn 4770 meter sampai dengan Jalan Bojongsari, JDU Margonda dari Intalasi Pengolahan Air (IPA) Citayam hingga ujung Jalan Margonda Depok sepanjang 5500 meter dan JDU Tanah Baru dari pertigaan Tanah Baru hingga  Jalan Curug Agung sepanjang 4000 meter,” jelasnya.

Imas menambahkan, PDAM Tirta Asasta akan terus berupaya mewujudkan target 35 persen penduduk Kota Depok mendapatkan akses air bersih di tahun 2020. Karena itu, pengembangan infrastruktur seperti air baku, instalasi pengolahan air, jaringan pipa dan penunjang lainnya terus dioptimalkan oleh PDAM Tirta Asasta.

“Mudah-mudahan target untuk melayani warga Depok cepat terealisasi, untuk tersedianya akses air bersih di Kota Depok,” pungkasnya.