ilustrasi (istimewa)

DepokNews- Meski telah diizinkan untuk melaksanakan kegiatan belajar mengajar (KBM) secara tatap muka, Dinas Pendidikan Kota Depok tidak akan menerapkan secara full selama satu minggu.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Depok Mohammad Thamrin mengatakan, sebagian kegiatan belajar tetap akan diselenggarakan secara daring atau online.

“Tidak bisa 100% dalam satu minggu, melaksanakan pembelajaran full,” kata Thamrin, Rabu (25/11).

Hal itu dikarenakan, pelaksanaan KBM tatap muka maksimal 18 siswa dalam satu ruangan.

Pihaknya pun telah membuat pemetaan, untuk sekolah negeri di Depok, yang memungkinkan seminggu hanya sekitar 2 atau 3 hari proses KBM tatap mukanya.

“Sementara ruang kelas kita terbatas, di SD negeri di SMP swasta, SMP negeri apalagi. Dan harus memperhatikan protokol kesehatan juga, itu yang utama,” tandasnya.(Mia)