DepokNews–Belasan nasabah koperasi Credit Union Melati di Jalan Turi Kelurahan Beji Timur, Kecamatan Beji Kota Depok pada Kamis (22/2) didemo.

Mereka membentangkan spanduk dan berorasi di pintu gerbang Kantor Koperasi Credit Union Melati menuntut kejelasan manajemen koperasi tersebut.

Salah satu nasabah Koperasi Credit Union Melati Budiyono mengatakan aksi unjuk rasa ini sebagai bentuk kekesalan para nasabah karena uang setoran yang mau ditarik tidak boleh oleh pihak manajemen koperasi Credit Union Melati.

“Kami mau ngajukan penarikan uang kami sekitar sembilan juta untuk biaya pendidikan anak sejak satu tahun lalu namun sampai ini engak bisa kata petugas koperasi uangnya tidak ada”katanya.

Dia menambahkan bukan hanya dirinya saja yang mengalami hal ini, diperkirakan ada nasabah lain yang juga sulit untuk menarik uang simpanan dari koperasi Credit Union Melati yang nilai simpanannya bisa mencapai puluhan bahkan ratusan juta.

Nasabah juga meminta kepada Koperasi Credit Union Melati harus transparan dalam mengelola anggaran seluruh anggota koperasi yang ada.

“Kita juga menuntut kepada Koperasi Credit Union Melati harus mengembalikan simpanan wajib dan pokok bagi anggota koperasi yang mengundurkan diri”katanya.

Setelah melakukan aksi demo di kantor Koperasi Credit Union Melati para nasabah kemudian melakukan aksinya di Dinas Koperasi agar menindak pihak Koperasi CU Melati dan membekukan pengoperasian di Kota Depok sebelum menyelesaikan kemelut para anggota koperasi.

Meminta pihak Kepolisian mengamankan seluruh aset baik bergerak maupun tidak bergerak di Koperasi CU Melati di wilayah hukum Kota Depok.