Kadin Depok (Istimewa)

Kadin Depok Gandeng Asuransi Guna Lindungi Pengusaha

Posted on 625 views
DepokNews- Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Depok menggandeng satu perusahaan asuransi ternama. Kali ini, Kadin bekerjasama dengan perusahaan AIA Finance guna melakukan proteksi, khususnya proteksi asuransi kepada pemimpin perusahaan.
“Kalau kita sebagai pemilik perusahaan jika sakit tidak ada yang meneruskan bagaimana. Apalagi perusahaannya belum Tbk,” ujar Ketua Kadin Kota Depok Miftah Sunandar, Rabu (11/4/2018).
Ia mengungkapkan bukan kali pertama pihaknya menggandeng pihak asuransi. Dirinya menjelaskan sudah banyak asuransi yang menawarkan diri ke pihaknnya.
“Banyak perusahaan asuransi yang datang ke Kadin tapi baru kali ini kami memilih untuk bekerjasama dengan AIA Finance,” ungkapnya.
Dirinya menjelaskan asuransi yang dimaksud bukan bicara tentang kesehatan melainkan proteksi diri.
“Sampai hari ini mindset nya orang-orang, asuransi masih tentang kesehatan tapi kita sebagai pemilik perusahaan juga perlu  terproteksi,” jelasnya.
Ia mengatakan meski sudah menggandeng pihak asuransi namun dirinya tidak memaksakan agar anggotanya ikut.
“Ada sekitar 470 anggota yang di atas Rp 50 miliar. Secara aturan kami tidak mewajibkan namun tetap menyampaikan ke mereka. Tinggal mereka saja mau atau tidak. Kami sebagai pengusaha butuh proteksi diri juga termasuk untuk perlindungan untuk aset,” pungkasnya.
Sementara itu Deputi GM Agency AIA Financial Cicilia Nina menilai pihaknya perlu mengadakan edukasi ke masyarakat.
“Bukan sekedar jual asuransi. Kita perlu edukasi bahwa diperlukan komprehensif protection. Bagaimana kita bicara tentang risiko dan hidup lebih panjang,” tuturnya.
Dirinya menjelaskan asuransi merupakan salah satu solusi perencanaan keuangan jangka panjang disamping investasi. “Pengusaha selalu bicara investasi
Kita bicara edukasi mendidik masyarakat untuk disiplin merencanakan keuangan, budaya konsumeris masih tinggi,” ucapnya.
Dia mengatakan saat ini diakui masyarakat masih sedikit yang paham tentang asuransi. “Ketertarikannya masih sedikit, padahal kalau bicara asuransi itu merencanakan keuangan jangka panjang. Kita tidak bicara hari ini saja, tapi bicara hingga ke depan,” tutupnya.(mia)