DepokNews–Kader NU diharapkan senantiasa berkomitmen dan konsekuen untuk menegakkan Negara Kesatuan Republik Indonesia dan lebih memahami nilai-nilai Pancasila dan UUD 45.

Demikian dikatakan tokoh perempuan Depok Afifah saat mengikuti kegiatan Pendidikan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama atau PKPNU.

Kader NU mampu mengimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari dan menegakkan Islam aswaja.

“Dengan ini kami menyatakan siap sedia berkoban jiwa dan raga demi mempertahankan NKRI dari rongrong­an musuh mana pun,” ucapnya.

Dia menegaskan NKRI sudah final sehingga harus dijaga keberadaannya. Bentuk NKRI sudah cocok dengan watak bangsa Indonesia dan menjadi perlindungan bagi segenap warga bangsa yang berbeda-beda.

“NKRI harga mati, sudah tidak bisa ditawar-tawar lagi. Seluruh kader NU di Indonesia telah bersumpah dan berkomitmen untuk tetap mempertahankan NKRI,” tegasnya.

Kader-kader NU akan menjadi garda paling depan menghadang kelompok radikal dan menjaga tegaknya NKRI.

Menjadi komitmen kebangsaan NU. Di tengah indikasi adanya gerakan yang tidak menerima dan mempertanyakan pilar-pilar kebangsaan, masih ada generasi muda Indonesia yang cinta negerinya.

“Masih ada kader-kader bangsa yang siap membela Tanah Air-nya, masih ada kader-kader Nahdlatul Ulama yang selalu siap berikrar setia membela NKRI,” katanya.

Kader NU berkewajiban memberikan sumbangsih pemikiran dalam bidang ekonomi.

Selain itu juga kesejahteraan sosial dan kesehatan. Tak hanya itu, ia juga menekankan pentingnya peranan NU dalam demokrasi di Indonesia.