Ketua Dewan Pembina JSIT Indonesia, Dr. Sukro Muhab, M.Si

DepokNews–JSIT Indonesia sesuai dengan Anggaran Rumah Tangga Pasal 27 Jenis-Jenis Rapat ayat 1 “Rapat Koordinasi Tingkat Nasional (Rakornas) diikuti oleh Pengurus Pusat dan Pengurus Wilayah dengan agenda sekurang-kurangnya :

1) Mengevaluasi efektivitas program kerja yang telah berjalan,

2) Mempersiapkan program kerja yang akan dilaksanakan berikutnya, dan

3) Membahas Program-program strategis di tingkat Pusat.

Tema Rakornas adalah Optimalisasi Kinerja dan Semangat Berkarya untuk Membangun Bangsa. Rakornas dilaksanakan Sabtu-Ahad, 7-8 Desember 2019 yang berlokasi di  Swiss-Belhotel Airport Jakarta, Jalan Husein Sastranegara Kavling 1, Benda Bandara Soekarno – Hatta, Tangerang, Banten. Tema ini dipilih untuk memberikan dorongan pada seluruh pengurus dan anggota, agar terus meningkatakan kinerjanya, yang menghasilkan karya-karya nyata dibidang pendidikan, bukan hanya menghasilkan tenaga kerja semata, namun lebih dari itu yaitu lahirnya SDM strategis yang memiliki ketaqwaan pada Allah SWT, memiliki ilmu dan skill sesuai zamannya, mencintai Indonesia dan NKRI, serta menjadi kontributor kemajuan Indonesia.  Dipilihnya lokasi ini untuk memudahkan akses para pengurus wilayah di seluruh Indonesia dari Bandara Soekarno Hatta menuju lokasi. Apalagi ada fasilitas penjemputan dari Bandara ke lokasi acara.

https://web.facebook.com/pg/Grosir-Kaca-Mata-1734066946827730/videos/?ref=page_internal

Didalam acara Rakornas ini akan dibahas :

  1. Evaluasi efektivitas program kerja yang berjalan berdasarkan 27 Arah Kebijakan Hasil Munas IV Juli 2017 lalu di Lombok. Arah kebijakan ini meliputi aspek organisasi, pemberdayaan dan penjaminan mutu, komunikasi dan kemitraan, dana, dan pembinaan siswa. Pengurus Pusat JSIT Indonesia akan memaparkan kinerjanya mulai dari Pelantikan 27 Agustus 2017 lalu hingga pelaksanaan Rakornas 2019 ini. Selain itu, para ketua regional yang terdiri dari 8 regional dari Aceh hingga Papua akan memaparkan capai-capaian kinerja berbasis arah kebijakan hasil muswil masing-masing, dimana arah kebijakan tersebut merupakan turunan dari arah kebijakan nasional.
  • Program kerja untuk periode 1 tahun Desember 2019-Desember 2020 yang mencerminkan rangkaian tindak lanjut hasil Mukernas 18-19 November 2017 lalu hingga saat ini. Program kerja disusun berdasarkan kebutuhan wilayah dan tantangan kekinian dan kedisinian. Program kerja meliputi 10 departemen mulai dari Departemen Penjaminan Mutu, Pramuka SAKO SIT, Bina Pribadi Islami (BPI), Sosial Kemanusiaan, Pembinaan Prestasi Siswa, Pengembangan Usaha, Riset dan Pengembangan, Kelembagaan dan Orangtua, Hubungan Kerjasama Internasional, dan Humas dan Advokasi
  • Program strategis yang mencerminkan tantangan yang dihadapi JSIT ke depan, baik karena memasuki era milineal, tantangan terhadap pertumbungan dan perkembangan Sekolah Islam Terpadu, hingga tantangan terhadap kebijakan Kementrian Pendidikan Nasional periode Mas dengan Menteri Nadiem Makarim.

Selain itu, akan dilakukan launching 13 program dan produk JSIT Indonesia sebagai karya yang dihasilkan oleh 84 Pengurus Pusat JSIT Indonesia meliputi : 1) Launching aplikasi pendaftaran, 2) Launching borongin.com sebagai aplikasi pengembangan usaha JSIT Indonesia, 3) Launching program umroh bersama, 4) Launching program pusdiklat dan paket diklat JSIT, 5) Launching Metode Baca Quran TERPADU,  6) Launching Managemen Operasional Bina Pribadi Islami, 7) Launching Senam untuk Pendidikan Anak Usia Dini, 8) Launching modul guru TK berbasis Capaian Perkembangan yang kreatif, 9) Launching buku Petunjuk Pelaksanaan Pemberdayaan orangtua, 10) Launching Kerjasama JSIT dengan Lembaga Manajemen Infak (LMI), 11) Launching Juklak Kerjasama Internasional anggota berlisensi  A, 12) Launching Panduan Pengelolaan Sekolah Inklusi, dan 13) Launching Buku TEMATIK TERPADU Tahun Pelajaran 2019-2020.

Rakornas ini diikuti oleh 175 peserta meliputi 78 pengurus pusat JSIT Indonesia, 63 Pengurus Wilayah di 34 provinsi di Indonesia, dan 27 pengurus wilayah bidang sosial kemanusiaan, dan juga akan dihadiri 7 Dewan Pembina JSIT Indonesia.

Direncanakan perwakilan Kementerian Pendidikan Nasional akan hadir. Selain itu juga akan mendengarkan arahan Ketua Dewan Pembina JSIT Indonesia Dr. Sukro Muhab, arahan Ketua Umum JSIT Indonesia Mohammad Zahri, M.Pd. Acara juga akan dimeriahkan sajian seni Wushu dari SIT At Taqwa Garuda, dan Tari Saman dari SMAIT Asy Syukriyyah Tangerang.

Rakornas akan diakhiri juga dengan penentuan lokasi dan tuan rumah Munas kelima tahun 2021 mendatang serta rekomendasi-rekomendasi. Diantara rekomendasi eksternal adalah mendukung upaya-upaya yang strategis, mendasar dan sistemik yang akan dilakukan Kementerian Pendidikan Nasional dengan Menterinya Nadiem Makarim dalam menyongsong Generasi Emas Indonesia 2045 mendatang. Selain itu, JSIT Indonesia senantiasa membawa 2.313 Sekolah Islam Terpadu sebagai anggotanya baik PAUD/TK, SD/MI, SMP/Mts, maupun SMA/SMK menjadi sekolah yang bermutu dengan mengedepankan pembentukan karakter dan keterampilan menghadapi abad 21 sesuai dengan tujuan pendidikan nasional Pasal 3 UU No. 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.