gas (istimewa)

Jelang Puasa Hiswana Migas Depok Jamin Pasokan Gas Aman

Posted on 502 views

DepokNews–Jelang datangnya bulan suci ramadan biasanya harga barang naik dan gas langka. Menanggapi hal tersebut, Penasehat Hiswana Migas Kota Depok Athar Susanto mengaku bahwa persediaan gas elpiji jelang puasa aman. “Kita pastikan stock gas elpiji jelang bulan puasa dan Idul Fitri tetap aman. Meskipun Kota Depok itu menjadi tujuan wisata, namun biasanya pada saat puasa dan lebaran banyak yang pulang kampung,”Peresmian Koperasi Hiswana Migas Depok Dan Sosialisasi Penggunaan Bright Gas LPG 5,5 kg kepada masyarakat Depok dalam rangka menyambut HUT Kota Depok ke-19. GDC, Rabu (19/4).

Athar mengungkapkan, bahwa kebutuhan secara normal pada gas elpiji di Kota Depok  sebanyak 1,425 juta per bulan yang didistribusikan pada 600 pangkalan. Untuk menghadapi bulan suci ramadan pihaknya akan menambah pasokan sebanyak 10 persen dari kebutuhan normal. Dengan jumlah tersebut, dirinya yakin penambahan pasokan akan memenuhi kebutuhan gas elpiji ukuran 3 kg maupun untuk premium. “Sebenarnya, untuk gas elpiji ukuran 3 kg adalah untuk kebutuhan UMK atau subsidi. Sementara, saat ini terdata di Depok sebanyak 1,6 juta KK. Ke depan, kita juga ingin memastikan siapa saja yang berhak menerima subsidi. Sebab, kategori miskin dan kaya terkadang juga bisa berubah. Harapannya, subsidi ini bisa tepat sasaran,”paparnya.

Kenaikan Harga Gas Elpiji 3 kg
Dirinya juga memastikan tidak ada kenaikan harga pada gas elpiji ukuran 3 kg di saat jelang puasa dan lebaran. Hanya saja, dirinya menyebutkan bahwa kenaikan harga  kerap kali dijumpai di tingkat pedagang. Untuk itu, pihaknya meminta kepada Pemerintah Kota Depok untuk mengeluarkan surat edaran agar tidak menaikkan harga jelang puasa dan lebaran. Selain itu, pihaknya juga akan melakukan operasi pasar. “Kenaikan harga gas elpiji 3 kg biasa ada di tingkat pedagang,”jelasnya.

Dirinya menyebutkan, sejak dua tahun lalu pihaknya mensosialisasikan penggunaan bright gas 5,5 kg. Bahkan, Pemkot Depok juga sudah mewajibkan para ASN untuk menggunakan bright gas 5,5 kg yang biasanya harganya Rp 60 ribu dan di tingkat pedagang Rp 70 ribu. “Nanti pada 28 April 2018 akan ada penukaran dari gas elpiji 3 kg ke bright gas 5,5 kg di balaikota Depok bertepatan dengan HUT Kota Depok. Penukaran tersebut ditujukan bagi ASN dan masyarakat umum. Sampai saat ini, masyarakat sendiri juga sudah banyak yang beralih ke bright gas dan Pertamina menyediakannya,”tandasnya.