DepokNews–Ketua Umum JAWARA Depok, Ubaidilah menyambut gembira terpilihnya Sandiaga Uno sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Ubaidilah meyakini, lewat sejumlah kiprah yang selama ini dilakukakan oleh Sandi Uno yang juga founder OK OCE Indonesia ini dapat mengembalikan geliat industri pariwisata dan ekonomi kreatif (ekraf) yang terpuruk imbas pandemi virus corona atau Covid-19.

Setelah kebangkitan industri pariwisata dan ekonomi kreatif, akan banyak tercipta lapangan pekerjaan. “Saya berharap dengan terpilihnya Bang Sandi memimpin Kemenparekraf akan mampu membangkitkan optimisme berdampak positif bagi dunia usaha. Khususnya bidang pariwisata dan ekonomi kreatif di Kota Depok. Bangkitnya sektor pariwisata dan ekonomi kreatif secara langsung akan membuka lapangan pekerjaan yang semakin langka selama pandemi Covid-19,” ungkap Ubaidilah yang juga sebagai Owner Soto Seger Boyolai Hj Amanah

JAWARA Depok sendiri selama pandemic aktif mengadakan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat bagi para pelaku ekonomi kreatif di kota Depok, seperti webinar-webinar baik softskill maupun hardskill. Antusiasme peserta begitu luar biasa karena setiap kegiatan yang dilakukan mampu menyedot peserta mulai dari ratusan sampai ribuan orang, selain webinar, ada juga program sedekah endorse dengan menghadirkan artis yang mau membantu para ukm untuk meningkatkan penjualannya, bantuan permodalan bagi ukm yang terdampak pandemic.

“Selain itu di kota Depok banyak sekali potensi-potensi wisata yang dapat dikembangkan misalnya ada nya lebih dari 23 setu yang tersebar di kota depok, harapan kedepan JAWARA Depok bisa berkomunikasi lebih intens dengan Kemenparekraf untuk mampu mengggerakan roda ekomoni dan membuka lapangan kerja di kota Depok” harap Ubaidilah yang juga aktif sebagai Direktur Event OK OCE Indonesia.

Sementara itu, Sandi mengapresiasi dukungan yang diberikan kepadanya. Putra Mien Uno itu berjanji akan menyelamatkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif lewat kolaborasi dengan sejumlah kementerian dalam Kabinet Indonesia Maju (KIM)

Langkah tersebut dibuktikannya lewat kolaborasi bersama tiga menteri pada Selasa (22/12) lalu.

Setelah dilantik dan resmi menjabat sebagai Menparekraf, Sandi segera mengundang tiga menteri untuk berkoordinasi.

Bertempat di Kantor Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Sandi bersama Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir bertemu dengan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia dan Menteri Perdagangan Muhammad Luthfi, Rabu (23/12) kemarin.

Pertemuan tersebut, diungkap Sandi sebagai langkah percepatan untuk menggerakan ekonomi, khususnya dalam sektor pariwisata yang terpuruk imbas pandemi Covid-19.

“Kita langsung gerak cepat, saya mengunjungi Pak Menteri BUMN (Erick Thohir) juga mengundang Pak Mendag dan Bapak Menteri Investasi kita Kepala BKPM karena kita harus berkolaborasi segera kebijakan ini harus kita pastikan eksekusi yang tepat waktu, tepat sasaran, tepat manfaat,” jelasnya.

“Dan tentunya lebih dari 40 juta lapangan kerja yang perlu kita selamatkan di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif,” imbuh politisi Gerindra ini.

Menurutnya, peran ketiga kementerian dibutuhkan untuk mewujudkan hal tersebut. Sebab kebijakan ketiga kementerian itu sangat mempengaruhi kebangkitan ekonomi rakyat.

“Kita perlu sekali bantuan dari Pak Menteri Perdagangan dari segi kebijakan-kebijakan perdagangan yang mudah-mudahan bisa berpihak kepada kebangkitan ekonomi rakyat,” jelas Sandi.

“Pak Menteri Investasi, tadi saya sudah dapat komitmen bahwa ekonomi kreatif dan sektor pariwisata mendapatkan satu insentif untuk investasi. Jadi bagi para pelaku (usaha) sektor pariwisata bahwa Bapak..,” ungkap Sandi terpotong. “Kita dukung penuh!,” sambut Bahlil Lahadalia, bersemangat.

Yang sangat menentukan adalah Erick Thohir. Kebijakan Erick ini yang sangat mempengaruhi ekonomi nasional secara menyeluruh.

“Dan ini yang paling banyak duitnya, Pak Kementerian BUMN. Karena, pasti dalam satu tahun ini kita banyak sekali keterbatasan-keterbatasan, tapi Pak Erick Thohir ini punya keleluasaan dalam menggunakan balance sheet yang dimiliki sektor BUMN ini,” ungkap Sandi.

Sandi pun berharap hal itu menjadi sumbangsih pertama dalam dharma bakti mereka terhadap kebangkitan ekonomi Indonesia dalam mengatasi Covid-19. “Dan kesempatan kita untuk membuka lapangan kerja yang seluas-luasnya,” tutupnya.