DepokNews—Universitas Gunadarma (UG) dan Universitas Gaja Mada (UGM) melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MOU)  kesepahaman  terkait dengan kerja sama dalam bidang penelitian dan pengembangan serta pemanfaatan hasil riset inovatif untuk kedua belah pihak.

Nota kesepahaman (MOU) tersebut ditandatangani oleh  Rektor Universitas  Gadjah Mada (UGM) ) Prof. Ir.Panut Mulyono, M.Eng., D.Eng., IPU ASEAN Eng dengan Rektor Universitas Gunadarma (UG) Prof. Dr. E.S. Margianti SE, MM.  Penandatangan MOU tersebut berlangsung pada tanggal 12  Desember 2019, bertempat di ruang multimedia I, lantai 3 sayap utara, gedung pusat UGM.

Dalam sambutanya Rektor Universitas Gunadarma berharap melalui kerja sama pengembangan riset inovatif ini dapat memberikan manfaat bagi kedua belah pihak dan masyarakat.

“Kedepan semoga bisa dilakukan kerja sama yang lebih luas lagi,” ucap Prof. Dr. E.S. Margianti.

Implementasi kerjasama yang akan dilakukan dalam waktu dekat adalah Universitas Gunadarma  menjadi partner UGM dalam program hibah RESPRO ( Riset inovatif produktif ) untuk menciptakan alat pengukur perubahan energi dari negatif ke positip dalam proses terapi menggunakan teknik hypnotic guided imagery (HGI).  Tugas universitas Gunadarma melakukan uji terapi di  beberapa rumah sakit di jakarta. Terapi untuk pasien yang terkait dengan diabet, overweight, psikosomatis dan lain sebagainya.

Pada waktu dan tempat yang sama rektor universitas Gadjah Mada juga melakukan penandatangan nota kesepahaman ( MOU ) dengan Bupati Lebong, bupati Tojo Una Una, Bupati bangli, direktur utama PT TWC dan Gubernur Sekolah Tinggi Intelejen negara.