DepokNews – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok telah menyusun tujuh isu strategis yang ditetapkan melalui Forum Rencana Kerja (Renja) Perangkat Daerah Tahun 2021. Tujuh isu strategi tersebut sebagai upaya memaksimalkan program kerja di tahun 2022.

Kepala Disdik Kota Depok, Mohamad Thamrin mengatakan, dalam tujunh isu strategi tersebut pengadaan sarana prasarana dengan menambah gedung Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Penmbahan Gedung sekolah tersebut akan di wilayah Kecamatan Sukmajaya, Pancoran Mas, Cilodong, Cipayung, dan Cimanggis.

“Lalu kita juga akan melakukan pengadaan meja dan kursi untuk Sekolah Dasar (SD) dan SMP serta pengadaan perlengkapan sekolah yaitu laptop bagi SD dalam rangka mendukung Asesmen Kompetensi Minimum (AKM),” ujar Tamrin pada Forum Renja Perangkat Daerah Disdik Kota Depok, Kamis (18/02/21).

Selanjutnya yaitu peningkatan kesejahteraan guru swasta. Insentif bagi guru swasta dari sebelumnya sebesar Rp 100.000, diusulkan naik menjadi Rp 300.000 di 2021.

“Program ketiga yaitu insentif untuk guru honorer Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Taman Kanak-kanak (TK), dan SD. Besarannya akan disesuaikan dengan honor guru SMP,” ujarnya.

Program keempat ialah Bantuan Sosial (Bansos) bagi siswa miskin di Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), dan Madrasah Aliyah (MA). Lalu, pengadaan program bantuan siswa miskin SMA, SMK, dan MA.

“Selanjutnya ada program pemenuhan Standar Pelayanan Minimal(SPM), yakni pangadaan perlengkapan siswa baik dari SD dan SMP, serta penyelenggaraan PAUD,” jelasnya.

Terakhir yaitu program pengetahuan budaya lokal Kota Depok. Di dalam program ini akan ada penguatan pendidikan karekater siswa.

“Bakal ada di muatan lokal pendidikan dasar, nanti ada seni budaya, permainan khas, tempat-tempat bersejarah, serta bahasa Kota Depok kita masukan di situ,” tandasnya.